PETUGAS GABUNGAN TERTIBKAN PKL DAN PARKIR DI KAWASAN ALUN-ALUN

PETUGAS GABUNGAN TERTIBKAN PKL DAN PARKIR DI KAWASAN ALUN-ALUN

Pekalongan, Delik Jateng.com – Petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Polres Pekalongan Kota secara persuasif melaksanakan kegiatan operasi gabungan penertiban dan penataan kondisi Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar di Kawasan Gapura Nusantara Alun-Alun Pekalongan. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai Kamis (14/4/2022) hingga Sabtu (16/4/2022).
Kasatpol PP Kota Pekalongan, Sriyana, menjelaskan bahwa, kegiatan tersebut merupakan operasi gabungan oleh Satpol PP, kepolsian Satlantas Polres Pekalongan Kota dan Dishub untuk menertibkan PKL yang berjualan memakan bahu jalan dan masyarakat yang memarkirkan kendaraannya tidak pada tempatnya sehingga menimbulkan kesemrawutan serta membuat arus lalu lintas terganggu.
“Melihat situasi akhir-akhir ini di kawasan Gapura Nusantara ini terdapat kesemrawutan terkait lalu lintas maupun PKL. Sehingga, kami melakukan operasi gabungan Cipta Kondisi Tibum Tranmas untuk menertibkan di kawasan ini terutama di area depan Plaza Pekalongan dan sebelah barat Gapura Nusantara,” tutur Kasatpol.
Menurutnya, sesuai ketentuan PKL tidak diperbolehkan berjualan tepat di depan Gapura Nusantara maupun memakan bahu jalan. Pihaknya mengimbau PKL yang berjualan disisi jalan agar tidak melewati batas yang telah ditentukan. Bagi para kendaraan yang diparkir secara sembarangan diminta agar segera dipindahkan.
“Semoga hal ini bisa dimengerti oleh semua pihak khususnya warga Kota Pekalongan agar ke depannya di kawasan ini yang berdekatan dengan wajah kota Alun-Alun Pekalongan bisa semakin tertib dan lancar,” tegasnya.
Ditambahkan Kasatlantas Pekalongan Kota melalui Kanit Kamsel Satuan Lalu Lintas, Polres Pekalongan Kota, Iptu Budi Winarso Satlantas Polres Pekalongan Kota ikut mendukung dalam rangka kegiatan sore hari ini untuk mengantisipasi terjadinya ketidaktertiban maupun kesemrawutan bahkan cenderung terjadinya pelanggaran lalu lintas di Kawasan Alun-Alun serta Gapura Nusantara
“Kami sudah menyisir dari arah utara khususnya di depan Plaza pekalongan untuk parkir-parkir yg disediakan memang tidak boleh melebihi dua shaf atau garis marka yg telah ditentukan. Kemudian, kami juga menyasar kendaraan-kendaraan yang diparkirkan tidak pada tempatnya,” imbuh Iptu Budi.
Dijelaskan Iptu Budi, PKL maupun masyarakat yang terbukti melanggar sejauh ini masih diberikan edukasi dan imbauan-imbauan secara simpatik agar dapat berjualan dan memarkirkan kendaraan sesuai aturan.

(Istiadi / Eddy. S)

Leave a Reply