GANDENG BLK, 60 WARGA BINAAN LAPAS PEKALONGAN DILATIH JADI CALON AHLI BERSERTIFIKAT

penyematan secara simbolis oleh Kalapas Kota Pekalongan, Agus Heryanto dan Kepala UPTD BLK, Sunarto Hadi kepada para peserta pelatihan

Pekalongan – Delik Jateng.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Pekalongan dalam Pelatihan Pembinaan Kemandirian bagi 60 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), bertempat di Aula Lapas Kelas IIA setempat. Kamis (10/6/2021).
Adapun program pelatihan tersebut terdiri dari enam paket pelatihan kemandirian antara lain pelatihan menjahit, membatik, potong rambut, servis AC, servis motor dan teknik las.

Kalapas Kelas IIA Kota Pekalongan, Agus Heryanto mengucapkan terimakasih kepada pihak ketiga yang telah menjalin kerja sama dengan Lapas Pekalongan dalam memberikan ilmu keterampilan kepada warga binaan.

Mengingat, dalam suasana pandemi Covid-19 kegiatan dilakukan secara terbatas sesuai protokol kesehatan. Dimana dalam satu kelas hanya diisi oleh 10 orang warga binaan.

Dari total 253 warga binaan, sebanyak 60 warga binaan yang terpilih untuk mengikuti pelatihan merupakan warga binaan yang mempunyai keterampilan (skill) dan telah mengikuti seleksi assessment oleh petugas.

Dia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan dilakukan bertahap, setiap 18 hari akan berganti pelatih dan bidang latihan dari dua jenis pelatihan yang berbeda.

“Mudah-mudahan dengan pelatihan ini dapat memberikan bekal hidup bagi mereka (warga binaan) ketika nanti bebas dari Lapas. Sehingga mereka bisa bekerja, bersosialisasi dengan masyarakat dan tidak mengulangi lagi hal-hal buruk yang pernah dilakukan,” ungkapnya saat ditemui dilokasi.

Sementara itu, Kepala UPTD BLK Kota Pekalongan, H. Sunarto Hadi, SIP.MM mengatakan, pembelajaran melalui pelatihan kerja dengan menerapkan program kompetensi yang diberikan BLK diharapkan dapat memberikan keahlian kerja bagi warga binaan ketika keluar nanti.
Selain itu, usai pelatihan, warga binaan akan mendapatkan sertifikat. Dengan adanya sertifikat pelatihan tersebut, diharapkan dapat memudahkan warga binaan dalam mendapat pekerjaan ataupun membuka lapangan pekerjaan setelah keluar dari Lapas.

Kegiatan diakhiri dengan penyematan secara simbolis oleh Kalapas Kota Pekalongan, Agus Heryanto dan Kepala UPTD BLK, Sunarto Hadi kepada para peserta pelatihan tersebut.

(Istiadi / Eddy. S)

Leave a Reply