Luncurkan Lava Pijar, Pendakian Gunung Merapi Dihentikan

JOGJAKARTA,delikjateng.com – Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan, untuk sementara tidak direkomendasikan pendakian Gunung Merapi akibat terjadinya guguran lava pijar pada Jumat (4/1) pukul 21.01 WIB. Luncuran lava pijar yang sebelumnya hanya 300 meter, kini mencapai 1,2 kilometer.

Arah guguran lava itu ke Kali (sungai) Gendol. Dengan status masih di level II atau waspada, dia meminta kepada para pendakian Gunung Merapi untuk tidak melakukan pendakian.

“Kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana,” katanya Sabtu (5/1).

BPPTKG juga merekomendasikan dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi, agar dikosongkan dari aktivitas penduduk. ” Kawasan rawan bencana III atau kawasan paling dekat dengan kawah gunung, harus selalu waspada jika sewaktu-waktu aktivitas vulkaniknya semakin tinggi,” tambahnya.

Guguran lava kemarin terpantau dengan amplitudo 70 mili meter, durasi 150 detik. Jarak luncur sekitar 1.2 kilometer arah ke hulu Kali Gendol.

Aktivitas ini terus dipantau dengan berbagai alat monitoring, termasuk ada CCTV yang terus memantau puncak Merapi. Pertumbuhan kubah lava juga terus dipantau. Setiap hari ada tambahan material kubah lava kawah di puncak gunung itu.

Hingga 3 Januari 2019, kubah lava terpantau sudah mencapai 415 ribu meter kubik. Sedangkan hari itu pertumbuhan lava rata-rata mencapai 2.800 meter kubik.

(nt)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan