Warga Patungan Perbaiki Jembatan Gading

jembatan darurat
jembatan darurat

Liputan Tim Biro Kedu

PURWOREJO,delikjateng.com – Gara-gara tak kunjung ada perhatian pemerintah, masyarakat sejumlah desa di Kecamatan Loano dan Kaligesing, Perworejo, berswadaya membangun jembatan darurat di Sungai Gading Dusun Caok Desa Karangrejo Loano. Mereka patungan memperbaiki akses jembatan yang putus diterjang banjir setahun lalu itu.

Jembatan Sungai Gading itu diperbaiki dengan cara sederhana, dan menggunakan material apa adanya. Seperti 22 kayu kelapa sebagai lantai dan tiang. Sedangkan penyangga dibuat dari pasangan batu dan semen.

“Pekerjaan sudah selesai dan jembatan sekarang sudah bisa dilalui,” ungkap Saparyanto, Kepala Dusun Karangjati Loano yang dikutip krjogja.com.

Pembangunan jembatan darurat itu dilakukan setelah banyaknya keluhan dari masyarakat. Tokoh masyarakat tujuh desa terdiri atas Karangrejo, Rimun, Tepansari, Kalikalong di Kecamatan Loano, Desa Donorati dan Sudimoro Purworejo serta Hardimulyo Kaligesing, menggelar rapat.

Dalam rapat disepakati masing-masing desa patungan untuk membuat akses itu. Panitia pembangunan juga minta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo dan memperoleh sumbangan 50 sak semen.

Kepala Dusun Caok, Sutikno menambahkan, jembatan tersebut kini dapat dilalui mobil dan truk. Namun masyarakat membatasi tonase kendaraan maksimal empat ton.

“Khusus truk muat barang, dibatasi empat ton, sehingga bangunan awet. Saat mudik nanti, akan kami tempatkan warga untuk membantu mengatur lalu lintas,” katanya.

Jembatan tersebut merupakan akses penting warga sejumlah desa di Perbukitan Menoreh. Tanpa jembatan, warga pemilik mobil dan truk harus memutar puluhan kilometer lewat Desa Banyuasin Separe. “Jadi kami memang sangat membutuhkannya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan