Situs Liayangan Dilengkapi Kolam Terbuka

 

TEMANGGUNG, DJ –

Kawasan situs purbakala di Liyangan, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung kini semakin menaril. Meski tahap ekskavasi untuk menguak keberadaan Situs Mataram Kuno Liyangan masih terus berjalan, namun warga setempat terus berupaya agar prospek  pariwisata lokasi ini semakin cerah.

Setidaknya, kini sudah ada pendukung wisata, yaitu dengan dibangunnya tiga buah kolam. Bangunan itu dibuat di alam terbuka, dengan memanfaatkan sumber air yang ada di areal situs Liayangan.

Kata penduduk Liyangan, pembangunan kolam tersebut untuk menambah daya tarik kawasan itu. Upaya tersebut merupakan keinginan pengelola situs dan masyarakat sekitar.

Kepala Desa Purbosari Sofiyudin Ansori mengatakan, sebagai wilayah yang menaungi Liyangan, maka pihaknya mulai berbenah dalam segala hal. pembangunan kolam itu merupakan salah satu yang terbaru  sebagai bagian dari fasilitas.

Kolam tersebut dibangun  di alam terbuka, hanya beberapa ratus meter  di bawah situs yang hingga kini masih dalam upaya penelitian.

“Di dekat situs memang ada mata air dan telah digunakan sejak zaman Mataram Kuno sampai sekarang. Maka kita langgengkan bahwa air itu memang bermakna untuk segala macam kebutuhan hidup mulai pertanian, untuk sehari-hari. Lalu kita kembangkan menjadi kolam renang yang luar biasa ini,”  kata kepala desa.

Kolam renang Liyangan terasa berbeda dengan kolam pada umumnya, karena terletak di alam terbuka berada di ketinggian gunung dengan sensasi air dan udara dingin menyegarkan. Keberadaan kolam renang yang tidak terlampau jauh dengan Situs Mataran Kuno Liyangan membuat pengunjung serasa berada di kolam sebuah kerajaan pada zaman dulu.

Kolam berukuran sedang itu terdiri dari tiga kolam, yakni besar dan dua berukuran sedang dengan kedalaman bervariasi antara untuk anak-anak dan orang dewasa. Di sekliling kolam masih berupa sawah dengan tanaman pertanian milik warga. Jika menghadap ke atas nampak Gunung Sindoro berdiri gagah sehingga nuansanya pun menjadi sangat alami.

“Kalau kelebihannya kolam renang Liyangan ya di sensasi dinginnya air karena lahan di sekitar masih alami. Jadi sambil berkunjung ke situs bisa berenang, mungkin setelah menelusuri setiap bangunan-bangunan candi atau jalan kuno di sini maka pengunjung bisa sekalian berenang di kolam,” katanya.(Krisnatama Rafael)

Tinggalkan Balasan