3 Fraksi siap Interpelasi Bupati Kendal.

ilustrasi

KENDAL,delikjateng.com – Kesepakatan anggota DPRD Kendal untuk melakukan Interpelasi atas kinerja Bupati Kendal, kini nampaknya mulai mengerucut. Beberapa Anggota Dewan dari 3 Fraksi berencana untuk mematangkan usulan interpelasi, melalui rapat pimpinannya masing-masing fraksi.

Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Kendal dari Fraksi PPP, Mabrur. Dia mengaku tidak sabar untuk meminta Keterangan dari Bupati Kendal atas kinerja dalam pemerintahannya,

” Fraksi kami sudah siap interpelasi, karena banyak persoalan yang harus kami tanyakan kepada Bupati Kendal. Kalau sudah begini bukan hanya mewakili Partai tapi atas nama rakyat,” ujarnya ( Rabu,1/11).

Mabrur mengungkapkan kekecewaannya atas kinerja Bupati yang sering tidak hadir di rapat-rapat dewan. Juga banyak dana APBD yang belum terserap dengan baik.

” Hampir 60 persen jalan- jalan di Kendal rusak dan SIlpanya tahun lalu yang dikembalikan ke Kas Daerah mencapai Rp 297 Milyar, kemudian sudah 18 kali Bupati tidak hadir di rapat dewan. Itu perlu kami minta keterangan Bupati,” imbuhnya.

Sementara itu anggota DPRD Kendal dari Fraksi PDI-P, Akhmad Suyuti, dalam waktu dekat akan berkordinasi dengan fraksi lainnya untuk mematangkan agenda interpelasi ini. ” Dalam waktu dekat kami akan kordinasi dengan PAN dan PPP untuk bahas interpelasi ,” tuturnya.

Sedangkan Anggota Fraksi PAN DPRD Kendal, Sudarsih tetap konsisten sesuai arahan pimpinannya untuk segera melakukan interpelasi. ” Pokoknya kami Sa’mina wa ato’na (Patuh dan taat) atas perintah pimpinan untuk interpelasi Bupati,” ungkapnya di kantornya.

Ditempat terpisah Koordinator Gerakan Masyarakat Peduli Kendal Bersatu ( GMPKB), Maksum mengapresiasi atas kesiapan dewan untuk menginterpelasi Bupati Kendal. ” Kalau benar ada tiga fraksi lakukan usulan interpelasi terhadap kinerja bupati, berarti dewan yang terhormat benar benar menerima aspirasi rakyat banyak yang saat ini berharap kendal ke depan semakin baik dan berkemajuan,” ungkapnya.

Namun sebaliknya , Maksum akan terus menggelorakan perlawanannya atas kinerja Bupati Kendal yang dinilainya telah gagal dalam memimpin Kendal, sebagaimana yang pernah disampaikannya kepada DPRD Kendal beberapa waktu lalu. Jika Dewan tak juga merealisasikan aspirasi rakyatnya, maka pihaknya akan melakukan aksi pengumpulan KTP di Pos Pengaduan yang dimulai dari disetiap RT sampai di Kecamatan se Kabupaten Kendal.

” Kami akan turun ke tingkat RT dan RW meminta tanggapan masyarakat atas kinerja Bupati. Rakyat kendal berhak untuk menuntut janji janji atas kampanye dulu saat Mirna Annisa berjanji yang akan mensejahterakan masyarakat dan janji lainnya yang hingga kini belum ditepati,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Media ini, bahwa para tokoh serta aktivis Kendal yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kendal Bersatu ( GMPKB) pernah menyampaikan aspirasinya terkait kinerja Bupati yang dinilainya telah gagal untuk memimpin Kendal kepada DPRD Kendal beberapa waktu lalu. Namun aspirasi tersebut sempat ngendon selama beberapa bulan, kemudian kini Dewan mulai mengagendakan aspirasi tersebut dimusim persidangan saat ini.

( Tim Biro Pantura)

Leave a Reply