Dua Tersangka Biro Umrah ”Hannien Tour” Ditangkap Polisi

Tersangka SR (mengenakan baju batik berkacamata) dikawal petugas di Polres Kota Surakarta.
Tersangka SR (mengenakan baju batik berkacamata) dikawal petugas di Polres Kota Surakarta.

SOLO,delikjateng.com – Kasus penipuan dana biro umrah “Hannien Tour” kini terus dalam pemeriksaan polisi. Dua tersangka bernisial FR (45) selaku Direktur dan AV (50) selaku Bendahara ditangkap polisi di sebuah ruko kawasan Cibinong Bogor, pada Jumat (22/12).

Hannien Tour yang diduga memiliki 10 kantor cabang di Indonesia, termasuk di Jalan Yosodipuro No 133, Mangkubumen, Banjarsari, Solo. Ke dua tersangka kini dalam pemeriksaan Tim Penyidik Kepolisian Resor Kota Surakarta.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kota Surakarta, Kompol Agus Puryadi, kini masih melakukan pengembangan terhadap 10 kantor yang diduga merupakan cabang biro travel umrah Hannien Tour di Jawa. Termasuk tempat penangkapan dua tersangka di Bogor tersebut, diduga merupakan kantor cabangnya.

” Begitu tertangkap, kedua tersangka langsung dibawa ke Solo untuk diperiksa,” kata Kompol Agus Puryadi.

Dilaporkan ada sekitar 400 korban baik dari Solo dan daerah sekitarnya. Namun diperkirakan jumlah korban mencapai ribuan orang, termasuk dari 10 kantor cabangnya di Jateng, Jabar dan Jatim.

Umumnya para korban telah menyetorkan dana antara Rp18 juta hingga Rp22 juta per orang. Namun mereka belum diberangkatkan umrah sebagaimana dijanjikan Hanien Tour.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah dokumen yang dapat digunakan untuk menelusuri aliran dana yang sudah masuk ke biro perjalanan umrah tersebut. Termasuk juga komputer yang digunakan untuk operasi kantornya.

“Masyarakat di wilayah Solo dan sekitarnya yang menjadi korban biro jasa umrah Hannien Tour sudah mencapai 400 orang, dengan kerugikan sekitar Rp8 miliar,” katanya.

“Kedua tersangka ini, tinggal di Kantor Pusat Hannien Tour di Bogor. Namun tersangka sudah membekukan kantor-kantor cabangnya sekarang termasuk di Solo,” katanya.(*)

Leave a Reply