Sorotan Pekan Ini: Jangan Main-main Gunakan Dana Desa

ganjar pranowo
ganjar pranowo

SEMARANG, delikjateng.com – Para perangkat desa di Jawa Tengah untuk tidak main-main mengelola dana desa. Jika meleset, atau menyimpang, hukum taruhannya.

Itu adalah pesan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. “Saya cuma mengingatkan, sudah banyak perangkat desa yang terjerat hukum karena mengelola dana desa dengan tidak benar,” kata gubernur di Semarany, Minggu (16/7).

Kata gubernur, ada beberapa indikasi kurang transparan dan akuntabel terjadi di sejumlah desa, sehingga perlu adanya pola audit yang sederhana atau tidak rumit. Tapi itu jumlahnya tidak banyak, karena yang sebagian besar berjalan baik.

Peringatan gubernur itu bertujuan agar para perangkat desa tidak mengalami kesulitan, ataupun terjadi kekeliruan dalam penyusunan laporan pengelolaan uang negara. “Saya sudah bicara dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) untuk menyiapkan pola audit yang sederhana, agar cara pelaporan pengelolaan dana desa tidak terlalu rumit,” tambahnya.

Ganjar mengharapkan setiap desa melakukan langkah paling sederhana, yakni menempelkan anggaran pendapatan desa (APBDes), BUMDes, bantuan keuangan, lengkap dengan berbagai program pembangunan di balai desa masing-masing.

“Kemudian langkah lebih maju dengan menerapkan sistem informasi desa berbasis website, seperti yang diterapkan sejumlah desa di Kabupaten Pemalang,” katanya.

Menurut Ganjar, Pemprov Jateng siap mendampingi perangkat desa agar bisa melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan benar, termasuk mengenai pengelolaan dana desa.

“Kami khawatir juga kalau ditangkap karena sebenarnya mereka tidak mengerti administrasi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan