KAPOLDA JATENG ANCAM BAGI PENJEMPUT USTADZ ABU BAKAR BAASYIR : BILA TERJADI KERUMUNAN AKAN SAYA BUBARKAN

Ustadz Abu Bakar Baashyir

Semarang, Delikjateng.com.Jelang kepulangan Abu Bakar Baasyir, Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kerumunan saat menjemput terpidana kasus terorisme tersebut sepulangnya dari penjara.

Kapolda juga berharap tidak ada kerumunan saat terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba’asyir bebas dari Lapas Gunung Sindur pada 8 Januari 2021.

Bila ada kerumunan saat penjemputan segera bubarkan, berikan imbauan kepada pengikutnya agar tidak melakukan penjemputan,” kata Ahmad Luthfi dalam keterangannya di Semarang, Senin (5/1).

Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi

Kapolda melanjutkan, jajaranya akan membuat pos gugus tugas yang berisi anggota TNI, Polri, Satpol PP sehingga apabila ada kegiatan kerumunan dapat segera diambil tindakan dan bubarkan.

Sebelumnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Imam Suyudi menyebutkan, Ba’asyir mendapat total remisi sebanyak 55 bulan yaitu remisi umum, dasawarsa, khusus, Idul Fitri dan remisi sakit.

Ba’asyir divonis 15 tahun hukuman penjara oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2011.
Putusan itu tidak berubah hingga tingkat kasasi.

Ba’asyir, yang merupakan pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jateng, itu terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.

(A.Khozin)

Leave a Reply