Gudang Di Puspowarno Terbakar, Lukai Tiga Korbannya

Semarang, delikjateng.com – Gudang Cerlak dan Politur yang terletak dikawasan Pemukiman padat Jalan puspowarno tengah nomorv 16 RT 6 RW 4 Kelurahan Salamanmloyo. (Selasa, 11/8) Pemilik Gudang , Edi yulianto
Warga Brotojoyo Timur III. Semarang Utara.

Gudang tersebut beroprasi sejak tahun 2001 sampai 2020 ( 19 tahun )Bahan yang terbakar Cerlax 1000 kilogram,
DamarMinyak cat ( minyak tanah ) 7 dus
Tepung cela. Sekira pukul 13.20 Wib sedang terjadi memasak bahan tir dengan menggunakan kompor berbahan minyak gas dengan kapasitas memasak 30 liter pada pukul 14.30 wib aktifitas pemasakan telah selesai dan mematikan kompor mulai mengolah ( mencampur bahan tir dengan aspal . Minyak tanah . Tepung selo ) pukul 15.00 Wib pada saat pengolahan tiba-tiba terdengar suara ledakan yang berasal dari kompor minyak dan dibarengi api keluar dari arah dapur lewat selokan api keluar langsung besar.

Selanjutnya Kebakaran tersebut melukai beberapa Karyawan sebagai korbannya yaitu, Yusuf suranto ( 50 thn) Warga
Jalan Kampung Silandak Selatan 13 kelurahan purwoyoso, Alim ( 31 Thn) warga Mangkang ( korban luka )
Kaki lutut kedua dan bahu luka bakar di bawa ke RST, Slamet (36 thn) warga Kebumen ( korban luka bakar kaki)

Menurut Saksi Mata dilokasi Kebakaran, Dian menjelaskan tiba-tiba terjadi kepulan asap yang masuk kerumahnya,” Saya kaget, karena tiba-tiba ada kepulan asap yang masuk kerumah saya, dan saat keluar rumah ternyata kepulan asap berasal dari Gudang Serlak yang terletak dirumah saya,” ungkapnya. ( Selasa, 11/8).

Sedangkan Tokoh Masyarakat Salaman Mloyo , Didik Methana justru menyoroti perizinannya,” Ini bisa jadi akibat dari perizinan gudang yang terletak dikawasan Pemukiman padat, dan jika terjadi kebakaran bisa mengganggu serta membahayakan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Bahkan Didik juga meminta Pemerintah Kota Semarang untuk meninjau ulang perizinan Gudang dikawasan Pemukiman Padat,” Saya minta Pemkot mengkaji ulang perizinan Gudang tersebut, karena kalau masih tetap ditengah-tengah pemukiman bisa membahayakan pemukim lainnya,” tandasnya.

Dan hingga ditulisnya berita ini belum ada keterangan resmi dari Pihak Pemilik Gudang maupun dari Pemerintah Kota Semarang terkait keabsahan perizinan Gudang tersebut juga estimasi kerugian akibat kebakaran ini.

Dilokasi Kebakaran banyak warga yang turut terlibat untuk memadamkan kebakaran serta aparat setempat, termasuk dari Petugas Pemadam Kebakaran ( Damkar) Kota Semarang yang mengerahkan 6 ( enam) mobil Damkar yang dipimpin langsung Kepala Dinasnya, Agus Harmunanto.

( TIM)

Leave a Reply