H.TINO : JANGAN MERASA PUNYA UANG SENDIRI, DIATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT

H.Tino Indra.W

Kendal, Delikjateng.com. Pernyataan Bakal Calon Bupati Kendal H.Windu Basuki yang mengatakan bahwa para bakal calon bupati kendal sebetulnya tidak punya uang berbuntut panjang, tidak hanya dijagat medsos saja yang geger pro kontra, tetapi juga mendapatkan tanggapan dari para bakal calon bupati lainya.

Seperti yang disampaikan oleh Bakal calon Bupati dari PDIPerjuangan H.Tino kepada awak media delikjateng.com, lewat telpon siang ini, Rabu, 12/08/20 mengatakan bahwa, tolok ukur seorang calon punya uang atau tidak itu bisa dilihat dari pergerakanya selama dia melakukan sosialisasi sebagai wujud keseriusan untuk menang.

Pergerakan yang dilakukan terus menerus, untuk merebut hati rakyat dengan turun kebawah, tentu membutuhkan logistik yang besar, dan itu bisa di jadikan tolok ukur seorang calon punya uang apa tidak.

“Kalau pak basuki menilai masalah calon, punya uang, atau tidak punya uang, atau menilai bahwa dia merasa yang paling punya uang sendiri, saya kira itu sah-sah saja, tetapi diatas langit masih ada langit lagi” tegas H.Tino.

H.Prapto Utono

Kegeraman yang sama juga disampaikan oleh bakal calon bupati lainya, H. Prapto Utono saat dimintai tanggapanya terkait dengan pernyataan Windu Basuki saat tatap muka dengan para relawanya di weleri,

“Menurut saya sangat arogan, ketika seorang bakal calon bupati membuat statement seakan-akan melecehkan calon-calon yang lain, Memangnya yang punya uang hanya dia sendiri,” kata H.Prapto Utono dengan geram.

Arief Budianto Soedibyo

Lain lagi pernyataan yang disampaikan AB Soedbyo alias mbah guthe, Bacawabup kendal ini menilai bahwa apa yang disampaikan oleh H. Basuki itu adalah wajar-wajar saja dan tidak mengada-ada, dalam artian uang itu tidak dipakai untuk membayar rekom, tetapi dipakai untuk kegiatan oprasional paska diterimakanya rekom,

“Apa yang disampaikan pak basuki itu menurut saya tidak mengada-ada, sesuatu yang wajar menurut beliau, saya yakin setiap calon pasti sudah punya persiapan, tetapi tidak perlu di ungkapkan ke publik,” ucap mbak ghute by phone.

(A.Khozin)

Leave a Reply