Gus Yasin Optimis Pilkada 2020 Umi – Agus (UMAT) Menang

Blora, delikjateng.com – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH. Taj Yasin Maemoen yang akrab dipanggil Gus Yasin mengungkapkan, saat ini merupakan masa-masa yang sulit bagi partai berlambang Kabah.
“Ke depan partai ini masih akan eksis atau tidak dipercaturan politik nasional turut ditentukan dalam suksesi kepemipinan nasional PPP “ paparnya saat dimintai komentarnya terkait bursa Ketua Umum PPP yang bakal muncul di Munas PPP Desember 2020, disela-sela kunjungan kerjanya di Blora, Jumat (6/11).

Dalam kunjunganya di Pondok Pesantren Safina Najah, di Blingi, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan Gus Yasin bertemu dengan Agus Sugiyanto SE, Cawabup pasangan UMAT (Umi Kulsum-Agus Sugiyanto) yang didampingi pengurus DPC PPP Blora.

Sebagaimana diketahui, nama Wakil Gubernur Jateng ini muncul sebagai salah satu calon kandidat Ketum PPP, bersama sejumlah tokoh partai lainya seperti Suharso Monoarfa, Arsul Sani dan Zainut Tauhid Sa’adih.

Berkaca dari Pemilu 2019 dimana suara PPP turun tajam dan hanya memperoleh suara sah 6,3 juta (4, 52 persen) yang hanya tipis diatas parliamentary threshold 4 persen, terang putra Mbah Mamoen Zubair, menjadikan partai ini tidak seksi dimata pemerintah.

“Maka tidak ada pilihan lain bagi kader PPP di semua tingkatan, kecuali untuk bekerja ekstra meningkatkan suara partai pada Pemilu 2024 nanti, termasuk juga di Pilkada 2020’’ tandasnya.
Dikatakan Dewan Penasehat Santri Gayeng Jawa Tengah ini, siapapun nanti yang terpilih menjadi Ketum PPP, harus mau merangkul dan bekerjasama dengan kandidat yang kalah untuk bersama-sama membesarkan partai.

Basis Masa Kuat
Khusus menyinggung kader atau calon yang diusung dan didukung PPP pada Pilkada 2020 di Jawa Tengah Gus Yasin mengatakan, menjadi kewajiban kader dan pengurus partai untuk bekerja all out mensukseskannya.

“Kalau ingin menaikan perolehan suara di Pemilu 2024, maka calon yang diusung dan didukung PPP di Pilkada harus disukseskan lebih dulu “ jelasnya.

Mantan anggota DPRD Jateng 2014-2019 ini menambahkan, ada dua hal yang menjadi pertimbangan partai dalam menentukan mengusung atau mendukung calon di Pilkada.
Pertama karena pertimbangan kemampuan ekonomi, dan kedua basis masa. “Kalau dari sisi kemampuan ekonomi, sekarang tidak banyak yang dimiliki PPP. Maka pilihan akan jatuh pada kandidat yang memiliki basis massa banyak” terangnya.

Sementara menyebut peluang kandidat Paslon (Pasangan Calon) UMAT –(Umi Kulsum)- Agus Sugiyanto yang diusung di Pilkada Blora, Gus Yasin menaruh optimis besar, bila paslon yang diusung PPP bersama mitra parpol koalisi Nasdem dan Gerinda bisa memenangi di Pilkada Blora.
“Kita harus yakin, meski partai yang mengusung UMAT sedikit, punya kemampuan untuk menggalahkan calon yang diusung banyak partai “ jelas Gus Yasin.

(arief.w)

Leave a Reply