Buruh Demo Soal Kenaikan Listrik

aksi demonstrsi di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah
aksi demonstrsi di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah

SEMARANG, delikjateng.com – Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) untuk pemakaian 900 VA belakangan menuai protes dari masysrakat. Di Semarang, buruh dari empat federasi FSMPI, KSPI, SPSI Kahutindo dan SP PLN Jawa Tengah, mengelar aksi demonstrsi di depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah, Rabu (10/5).

Mereka menuntut pemerintah mencabut kenaikan TDL untuk 900 volt ampere (VA). Diharapkan aspirasi tersebut bisa dibawa DPRD Jateng, untuk diajukan dalam rapat pimpinan dewan.

Aulia Hakim, Ketua DPD FSMPI KSPI Jawa Tengah, Aulia Hakim mengatakan, kenaikan TDL 900 VA ada korelasinya dengan buruh di Jawa Tengah, yang masih mendapat upah rendah.

“Yang 900 VA itu masuk dalam 60 item KHL, makanya kami meminta kepada DPRD Jawa Tengah untuk mencabut kenaikan karena kami yang paling terkena dampaknya,” katanya.

Selama ini pemerintahan Jokowi-JK dianggap tidak mampu mengelola negara, terbukti dengan kebijakan-kebijakan yang menyangkut rakyat tidak disosialisasi dengan baik. Kenaikan 900 VA ini berdekatan dengan Ramadan, sehingga dinilai sangat tidak tepat.

” Kami para buruh minta DPRD Jawa Tengah bisa membawa aspirasi buruh ke rapat pimpinan DPRD. Kami akan terus mengawal apakah DPRD Jawa Tengah benar-benar menolak kenaikan TDL,” tegasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Hadi Santoso mengatakan akan membawa tuntutan buruh ke rapat pimpinan DPRD. Tetapi secara substansi anggota DPRD Jawa Tengah secara tegas juga meminta kepada pemerintah untuk menunda kenaikan TDL untuk 900 VA yang berdampak kepada 18.740.000 juta orang.

“Kalau ini menjadi surat keputusan DPRD pasti akan diberikan ke pemerintah. Kalau secara faksi-fraksi sudah melakukan bahwa secara jalur nantinya diteruskan ke DPR RI,” jelasnya.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan