Polres Blora Gelar Pasukan Pengamanan Ramadhan Dan Hari Raya Idul Fitri 1440 Dirangkai Dengan Pemusnahan Miras

pemusnahan miras

Blora, delikjateng.com – Bertempat di Halaman Mapolres Blora, Kapolres Blora AKBP Anang S.I.K, M.H bersama Forkompimda, pejabat utama Polres, sejumlah tokoh agama melakukan Upacara Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Jaya 2019” Pengamanan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H / 2019 M untuk Wilayah Hukum Polres Blora, (Selasa 28/5/2019)

Upacara yang dilakukan di Halaman Mapolres Blora tersebut dilanjutkan dengan rangkaian pemusnahan minuman keras (miras) berbagai merk dihalaman belakang Mapolres Blora .

Polres Blora Polda Jateng musnahkan 1.020 botol minuman keras (miras) berbagai merk disaksikan Bupati Blora H. Djoko Nugroho, bersama Forkompimda, pejabat utama Polres, sejumlah tokoh agama dan wartawan dari berbagai media.Selasa .
“Barang bukti miras ini adalah hasil dari Operasi Cipta Kondisi Jelang Idul Fitri 2019 yang dilaksanakan Polres Blora bersama Polsek Jajaran”. jelas Kapolres Blora AKBP Antonius Anang,S.I.K.,M.H.

Kapolres menjelaskan bahwa menjelang Idul Fitri, Polres Blora semaksimal mungkin menekan peredaran Miras, untuk menciptakan situasi yang kondusif dengan menggencarkan operasi Cipta Kondisi.

Kapolres mengungkapkan bahwa Miras adalah salah satu penyakit masyarakat yang dapat menjadi sumber dari konflik,dimana jika seseorang sudah terpengaruh oleh Miras maka akan cenderung melakukan hal yang negatif.
“Semoga selama bulan suci ramadhan dan jelang idul fitri serta untuk selanjutnya
di blora tidak ada lagi korban miras, apalagi sampai meninggal karena miras oplosan.” Beber Anang.

Menurutnya, operasi miras tidak hanya saat Ramadhan saja, namun kegiatan akan terus dilaksanakan berkelanjutan. “Tidak hanya miras, operasi peredaran dan Penggunaan narkobapun terus ditingkatkan, Jika miras dan narkoba tidak di awasi dengan baik, dan tidak ada penindakan yang serius,maka akan berdampak buruk pada lingkungan dan kehidupan masyarakat.” Ungkap Anang.

Kapolres juga menegaskan pelaksanaan upacara gelar pasukan dan operasi ini semoga dapat berjalan secara lebih efektif, dengan tetap mengacu pada target yang telah ditetapkan, yaitu :
1. Terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan Hari Raya Idul Fitri 2019, baik pada
saat beribadah, bersilaturahim, berwisata maupun berbagai aktivitas lainnya;
2. Terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang akan bepergian;
3. Terjaminnya kelancaran dan keamanan distribusi BBM dan kebutuhan bahan pokok, sehingga tidak
menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap harga
dan ketersediaannya;
4. Terciptanya koordinasi dan sinergi yang baik dengan stakeholders terkait dan seluruh komponen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat;
5. Terwujudnya sistem pendataan terhadap semua
kejadian selama pelaksanaan operasi secara tepat, sehingga dapat dijadikan acuan untuk mengetahui capaian yang telah diraih berikut permasalahan yang harus segera diselesaikan.

“Kami berharap dukungan, dan kerjasama dari semua pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap kondusif,terutama menjelang Idul Fitri ini.” tandas Kapolres .

(arif)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan