Pemadaman Kapal Terbakar Terkendala Medan dan Angin

Belasan kapal terbakar di Pati (foto Humas BNPB)
Belasan kapal terbakar di Pati (foto Humas BNPB)

PATI, delikjateng.com – Upaya pemadaman api yang membakar belasan kapal di aliran sungai Silugonggo, Desa Bakaran, Kecamatan Juwana, Pati, Sabtu (15/7) terkendala sulitnya medan dan besarnya hembusan angin. Selain menyebabkan satu korban tewas dan tiga lainya menderita luka bakar, musibah itu ditaksir menimbulkan kerugian belasan miliaran rupiah.

Kata saksi mata, api pertama kali muncul dari badan Kapal Motor (KM) Mekar sekira pukul 12.45 WIB. Dengan cepat menyambar badan kapal lainnya yang juga bersandar di sekeliling KM Mekar. Jumlah kapal yang terbakar sekitar 17 buah.

Hasyim, salah satu nelayan Bajomulyo, Juwana, Pati kepada wartawan menjelaskan, harga satu kapal bisa mencapai Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar. Kapal-kapal itu dalam kondisi sehat, beberapa diantaranya ada yang siap berangkat melaut,” katanya.

Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, proses pemadaman dan evakuasi terhadap korban sulit dilakukan karena sempitnya akses jalan. Ini menyebabkan jalan tidak bisa dilalui oleh mobil pemadam kebakaran.

Sementara itu Kapten Inf Yahudi mengungkapkan, belasan petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan di lokasi itu. Diantaranya pemadam dari Pemkab Pati, PG Tangkil, PG Pakis, Pabrik Kacang Garuda dan Pemkab Rembang.

” Petugas mengalami kesulitan menjinakkan api, karena lokasi yang sulit dijangkau dan jarak antar kapal yang terbakar berhimpitan. Ditambah angin yang bertiup kencang, sehingga api cepat merembet ke kapal lainnya,” katanya.

Dari keterangan sejumlah nelayan di lokasi kejadian, belasan kapal yang saat ini terbakar memang rencananya akan pergi melaut dan tengah mengisi perbekalan. Kapal-kapal tersebut sebelumnya sedang bersandar karena libur hari Raya Idul Fitri.

Dilaporkan seorang tewas dan tiga orang mengalami luka bakar. Ketiga yang terluka Edi Siswanto (28) warga Trimulyo RT 01 RW 03, Pati. Karbani (45) warga Trimulyo RT 04 RW 05, Pati dan Supardi (48) warga Bajomulyo RT 04 RW 04, Juwana, Pati.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan