Dana Koni Blora Rp 1,4 Miliar Dilaporkan ke Polisi

Edi Yulianto S.Kom

BLORA,delikjateng.com – Dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blora, Tahun 2015 senilai Rp 1,4 Miliar diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan pengeluarannya.

Menurut seorang Aktivis Blora, Untung Sugiarto, dia menemukan dana hibah Koni Blora yang jumlah totalnya Rp 2,8 Milyar. Di LHP BPK RI ada Rp 1,4 Miliar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya.

” Kasus ini sudah Saya laporkan ke Polres,” ujarnya, Kamis ( 22/2) siang tadi.

Menurut Untung, terduga pelakunya yang selama ini dipantau malah dilantik menjadi Ketua Koni Blora lagi. ” HS malah dilantik lagi jadi Ketua Koni Blora, mestinya harus dipertanggungjawabkan dulu dananya,” tambahnya.

Saat ini Untung mengaku baru mengumpulkan.bukti-buktinya lagi, karena disinyalir melibatkan orang lain yang memiliki kedudukan kuat di Blora,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi ( GNPK) Kabupaten Blora, Edi Yulianto juga mendesak agar Pelakunya mempertanggungjawabkan dana Koni. Sebab dia memandang jumlahnya tidak kecil, makanya harus diusut dan dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Dana Hibah yang diperuntukan Koni Kabupaten Blora bersumber dari Dinas Pemuda dan Olahraga Blora melalui APBD Blora Tahun 2015 yang totalnya Rp 2,8 Miliar. Namun di Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI diduga ada dana sebesar Rp 1,4 Miliar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya.

(*)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan