Asyik Nyabu Tiga Pemakai Dibekuk Satresnarkoba Polres Blora

Press release polres Blora

Blora,delikjateng.com – Polres Blora menggelar press realese pengungkapan kasus narkotika bertempat di Kantor Satnarkoba,Senin( 18/5/2020) .

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan S.I.K, melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Blora AKP Hartono SH, MH mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal adanya informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan Narkotika jenis sabu .

“Berdasarkan informasi tersebut Tim Opsnal Polres Blora langsung melakukan penyelidikan dilapangan, dari hasil penyelidikan pada hari Jumat petang, (15/5/2020), sekitar pukul 18.00 WIB,Satuan Reserse Narkoba Polres Blora menggerebek salah satu Rumah Kos – Kosan di Jalan Tentara Pelajar Lorong 4, milik BLA, di kamar nomor 1, dua orang tertangkap tangan tengah menyalahgunakan narkoba jenis sabu – sabu (Metafetamine), dan menyita barang bukti berupa 2 paket dengan berat total 0,53 gram, yang disimpan dalam plastik bening dan sedotan warna putih.

Dari hasil penggeledahan pada pelaku,selain barang bukti berupa sabu, juga diamankan seperangkat alat hisap berupa Bong yang terbuat dari botol minuman suplemen dan terdapat dua buah sedotan warna putih. 3 buah korek api gas. 1 buah tutup botol yang terdapat 2 lubang. 1 buah sedotan warna putih. 1 buah sedotan warna putih. 1 buah Handphone merek Vivo warna putih kombinasi warna silver dan handphone merek Samsung warna hitam,2 unit sepeda motor Scoopy beserta kontak dan 1 unit sepeda motor Ninja warna hitam .

Ketiga pelaku tersebut di gerebek petugas bersama warga saat berpesta sabu, Jumat,(15/05/2020) pukul 18.00 WIB di sebuah rumah kos kosan di Jln Tentara Pelajar Lorong 4 Gang Pakel RT. 01/RW. 05 Kelurahan Tempelan, Blora.

Tiga tersangka tersebut adalah Septian Ari Prayudhanto (33) warga Jln Manyar RT. 02/RW. 05 Perumnas, Karangjati Blora, Rohmat Utomo (42) warga Dukuh Talun RT. 01/RW. 05 Desa Ketringan, Kecamatan Jiken, Blora yang keduanya bekerja di sektor swasta bidang konstruksi dan aktifis Lembaga Anti Korupsi,beserta satu orang perempuan bernama Kustiyaningsih (34) warga Kelurahan Clering, Desa Donorejo, Kabupaten Jepara .

Adapun Pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) Undang – Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

“Ini dimaksudkan untuk menjadikan pelajaran bagi seluruh masyarakat Kabupaten Blora bahwa Polri tidak main-main dalam mengungkap dan menghukum para pelaku pengedar dan pemakai Narkoba di Indonesia, terutama di wilayah Kabupaten Blora. “Kabupaten Blora harus bersih dari peredaran Narkoba,” tegas Kasat Narkoba Polres Blora .

Semua pelaku yang ditangani Penyidik Satresnarkoba dilaksanakan secara professional transparan dan akuntabel. “Setiap perkembangan kasusnya kami selalu kabari perkembangannya,” pungkas Kasat Narkoba

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan S.H., S.IK. melalui Kasat Narkoba mengatakan “Berkaitan dengan hal tersebut kami akan terus melakukan pengembangan dan upaya-upaya pemberantasan peredaran Narkoba yang ada di Blora sekaligus menghimbau kepada masyrakat Blora agar menjauhi narkoba serta memberikan informasi kepada pihak Kepolisian jika ada hal-hal yang berkaitan dengan Narkoba.

Leave a Reply