Wartawan HP Jadi Korban Pemukulan

Joko saat dalam perawatan rumah sakit (foto:brantasnews)
Joko saat dalam perawatan rumah sakit (foto:brantasnews)

PEMALANG (Delikjateng.com) – Ahmad Joko Suryo Supeno atau akrab disapa Joko Longkeyang (50) seorang wartawan media online Harian Pemalang, melapor ke polisi menjadi korban pemukulan. Tindak pemukulan itu terjadi di Kafe Ujunggede Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Sabtu (8/4) dini hari.

Sebagaimana dikutip dari brantasnews.com, peristiwa pemukulan tersebut terjadi saat Joko Longkeyang bersama Trisdiyantoro (29) dan Dasuki (46) sedang berada di kafe MT, Ujunggede. Tiba-tiba dari arah samping kanan muncul RH, langsung memukul korban dengan tangan kosong. Akibat pemukulan tersebut, korban mengalami luka sobek di pelipis kanan.

Atas kejadian tersebut, korban dibantu dua rekannya langsung membuat visum dokter, dan melaporkannya ke Polsek Ampelgading. ” Saya berharap polisi menangani kasus ini,” kata Joko sebagaimana dikutip dari brantasnews.com.

Sementara Kapolsek Ampelgading, AKP Heryadi Noor membenarkan menerima lapiran atas tindak pemukulan terhadap Joko. “Kejadian tersebut telah dilaporkan oleh korban, dan saat ini masih dalam proses pembuatan berita acara pemeriksaan oleh Polsek Ampelgading, ” jelas Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan, rencananya hari Senin akan dilakukan pemanggilan terhadap terlapor, yakni RH.

Kapolsek belum bisa menjelaskan secara rinci tentang pelaporan itu. Namun diakui bahwa pelaporan itu telah memenuhi unsur, yakni didukung saksi dan barang bukti berupa vitsum dokter.

“ Kami akan segera melakukan pemeriksan terhadap pelaku. Tindakan kekerasan terhadap awak media itu kontra produktif dengan dampak kerja jurnalis yang mengedukasi masyarakat dari sisi pemberitaan,” tambah Kapolsek.

Sejauh ini belum diketahui penyebab dari pemukulan itu, apakah berkaitan dengan pemberitaan. Namun diketahui bila RH adalah seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Ulujami.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan