Warga Sendang Dawung Kangkung Serbu Balaidesa Daftar PTSL

Kades Sendang Dawung Sulastro dan Sekdes Sendang Dawung Budi Ristanto

Kendal, delikjateng.com – Pelaksanaan program sertifikasi tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Kali ini di sambut oleh warga Desa sendang Dawung Kecamatan Kangkung Jawa tengah dengan semangat, hal itu terbukti sampai dengan berita ini tayang, Rabu (25/09/19) sudah ada 800 peserta mendaftar di Pokmas.

Terkait dengan hal tersebut, Sulastro selaku Kepala Desa Sendang Dawung yang didampingi Oleh Budi Ristanto sebagai Sekretaris Desa, saat ditemui di kantornya, Rabu, (25/9/2019) siang, menyampaikan bahwa pungutan biaya PTSL sebesar Rp. 500.000 merupakan hasil musyawarah antara Pokmas dan warga yang menjadi peserta PTSL.

“Semua di rembug bareng antara Pokmas dan peserta PTSL, Kami Pemerintah Desa hanya memfasilitasi pertemuanya saja, karena pertemuan diadakan di Balaidesa”, kata budi Ristanto

“Hadir dalam pertemuan penentuan harga tersebut, peserta PTSL, Pemdes, Babin, Babinkamtibmas, RT, RW juga BPD”, Imbuh Sulastro Kades Sendang Dawung.

Untuk membuktikan ucapan Sekdes Budi Ristanto terkait dengan keteranganya bahwa besaran beaya yang ditentukan bareng Pokmas tersebut tidak membebani masyarakat, delikjateng.com turun kelapangan unutuk menemui warga peserta PTSL.

Ahmad (53) peserta PTSL warga RT 05 RW 03 saat dikonfirmasi terkait dengan besarnya beaya mengatakan bahwa beaya sebesar itu sangat murah bila di bandingkan dengan beaya yang dikeluarkan apabila pembuatan sertifikat diurus sendiri.

“Sangat murah mas, dengan uang 500.000 sertifikat sudah ada di tangan tanpa kangelan kesana kemari, apalagi bayarnya juga boleh dicicil, ada 100.000 titipkan, ada 50.000 titipkan, jadi tidak terasa mas”, terang pak ahmad.

Terpisah, Busari (52) peserta PTSL lainya warga RT 02 RW 02 mengatakan hal yang sama.

“Alhamdulillah mas, ada sertifikat masal, andai tidak ada, orang seperti saya mana mungkin mampu mensertifikatkan semua tanah milik saya”, sambung Ahmad

“Saya dan warga sendang Dawung mengucapkan banyak trimaksih Kepada Pak Kades Sulastro dan pak carik Budi Ristanto yang telah berani mengadakan PTSL di desa kami”, Imbuh ahmad.

Seperti kita ketahui bersama bahwa SKB 3 Menteri yang terdiri dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Dalam Negeri serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, No: 25/SKB/V/2017, No : 590-3167A tahun 2017 dan No: 34 tahun 2017, telah mengatur dengan jelas tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis, Namun dalam pelaksanaanya dilapangan kisaran beaya yang tersebut dalam SKB 3 menteri tersebut tidak mencukupi, sehingga Pokmas dan peserta PTSL duduk bersama bermusyawarah melakukan kajian ulang tentang besarnya anggaran untuk disesuaikan berdasarkan kebutuhan riil dilapangan.

(A.Khozin)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan