Warga Desa Pekuncen Pegandon Adukan Pokmas PTSL dan Aparat Desa ke Inspektorat Kendal

 

Kendal, delikjateng.com. Perwakilan Masyarakat Desa Pekuncen Pegandon Kendal Jateng mendatangi inspektorat Pemda Kendal Guna mengadukan Pokmas penyelenggara Program PTSL serta Aparat Pemerintah di Desanya, Senin, 17/02/20.

Didampingi oleh salah satu LSM dan puluhan wartawan, mereka diterima langsung oleh Pejabat IRBAN I ( Inspektorat Pembantu 1) Muhamad yasin diruang aduan Kantor setempat.

Dalam aduanya, Perwakilan Masyarakat Desa Pekuncen Kecamatan Pegandon menyampaikan beberapa penyelewengan baik itu yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Pekuncen Maupun Pokmas ( kelompok Masyarakat) penyelenggara PTSL

Diantara penyelewengan yang dilaporkan adalah sebagai berikut,

Yang pertama : Menarik uang Rp.50.000 ( lima puluh ribu rupiah) bagi setiap petani yang menerima bantuan benih jagung dari Dinas Pertanian.

“Tiap 5 kg kami penerima bantuan dimintai uang Rp.50.000, besaran uang itu dipakai untuk apa, kami tidak tau” kata salah satu perwakilan warga.

Yang kedua:
Warga peserta PTSL juga menuntut pengembalian uang pembuatan sertifikat lewat program PTSL, mengingat didesa lain peserta tidak dibebankan beaya sebesar itu.

“Kami membayar Rp.600.000,- Kepada Pokmas”, kata perwakilan warga lainya.

“Bila Panitia Pokmas tidak mau mengembalikan sisa beaya pembuatan sertifikat, maka kami akan datang dengan massa yang lebih banyak lagi”. Imbuhnya.

Terpisah Pejabat IRBAN I Muhammad Yasin dalam arahanya didepan perwakilan Warga, LSM dan Wartawan tadi, agar pengaduan ini dibuat secara tertulis yang ditujukan kepada Bupati serta ditembuskan kepada inspektorat maupun Kejaksaan Negeri Kendal ataupun pihak Kepolisian.

“Tembusanya yang lain, monggo mau kemana, mau langsung ke kepolisian apa mau ke kejaksaan, monggo”, kata pejabat yang baru pindah dari Bakauda tersebut.

( A. Khozin).

Leave a Reply