Warga Brangsong Gerudug Kantor KIK Kendal

Forum Brangsong Bersatu(FBB) datangi KIK

KENDAL,delikjateng.com – Warga Desa Brangsong yang tergabung dari Forum Brangsong Bersatu(FBB), mendatangi Kantor Kawasan Industri (KIK) Kendal Jum’at (26/10) pagi tadi.

Kedatangan FBB ke kantor KIK Kendal menyampaikan tentang janji yang selama ini pernah di katakan oleh pihak KIK, bahwa akan memprioritaskan warga sekitar. Namun pada kenyataannya warga menilai tidak.

Ketua FBB, Durohman mengatakan, kedatangan ke KIK Kendal menyampaikan tentang keadilan dan menagih janji dari KIK tentang perekrutan tenaga kerja wilayah sekitar. ” Kita menyayangkan karena sudah ada enam perusahaan yang sudah beroperasi namun untuk perekrutan tenaga kerja sendiri kok belum maksimal,” ujarnya.

FBB menunggu jawaban dari KIK selama tujuh hari, apabila dalam rentang waktu itu tidak ada realisasi dari pihak KiK, warga Brangsong akan kerahkan massa lebih banyak lagi untuk melakukan Aksi. ” Karena kami dulu pernah dijanjikan dari pihak KIK, namun sampai sekarang belum juga ada realisasi, Belajar dari pengalaman tersebut,Kami Warga Brangsong tidak mau terulang untuk yang kedua kalinya,” imbuhnya

Sementara itu koirul Imam sebagai Tenanrelecion dan Gafermanrelecion KIK Kendal, saat di konfirmasi mengatakan, secara prinsip KIK tetap akan memperhatikan Desa Desa yang ada di sekeliling Kawasan. Dari Tujuh Desa, ada dua Desa yang menjadi prioritas karena bersinggungan langsung,yaitu Desa Brangsong dan Desa Wonorejo.

Terkait dengan permohonan dari Desa Brangsong tentang pekerjaan atau hal apa yang bisa di kerjasamakan. ” Kami Pihak KIK akan mempertemukan antara bumdes desa Brangsong dan bumdes Desa Wonorejo,dimana dari hasil pertemuan itu nanti secara detail tehnis pekerjaan,karena tadi bicaranya adalah irisan irisan wilayah mana yang akan menjadi pekerjaan Brangsong dan mana yang kan menjadi pekerjaan Wonorejo,” katanya.

Dia berharap kedepan untuk pembagian wilayah pekerjaan tidak terjadi konflik antar dua desa tersebut,karena secara perusahaan maupun pribadi ini suatu hal yang positif,adanya syering dari desa Brangsong yang maunya seperti apa dan desa Wonorejo seperti apa,dan KIK juga akan membantu sejauh kemampuan.Pada prinsipnya dalam kegiatan kali ini adalah kegiatan yang positif.

Sejauh ini untuk pekerja juga sudah banyak pekerjakan warga sekitar,dan juga bisa rilis datanya tentang itu,memang sejak berdirinya KIK kalau prioritas warga Brangsong,untuk tenaga security tenaga hariannya ataupun tenaga untuk merawat taman,tapi kalau untuk harus warga brangsong sampai saat ini sama sekali belum mandatanya,kalau jumlah semua pekerja di KIK yang warga sekitar ada seperti security,harian lepas sampai dengan orsosing yang di bawah naungan KIK ada datanya.

Karena perusaahan yang sudah beroperasi di KIK sendiri masih sedikit,baru Enam perusahaan,dan itupun juga belum beroperasi secara maksimal,dan kebutuhannyapun juga masih dalam kebutuhan tahap awal jadi masih belum maksimal untuk penyerapan tenaga kerjanya.

Kalau untuk rekomendasi khusus itu tidak ada,karena diserahkan semuanya keinternal masing masing desa,agar dari masing masing desa tersebut yang menyeleksi sendiri terkait warga sekitar yang layak bekerja di perusahaan yang ada di KIK.

” Kedepan harapan saya,Dengan adanya FBB bisa membantu kami untuk menjadi anak dari Bumdes desa,yang mana nanti bisa mengawal dalam menyeleksi warga sekitar yang layak untuk di pekerjakan di kawasan industri Kendal(KIK),” tegasnya.

(Novi)

Leave a Reply