Walikota Pekalongan Tinjau UNBK Setingkat SLTP

tinjauan walikota pekalongan di salah satu SLTP di pekalongan

Dunia pendidikan di Kota Pekalonga sudah menjadi katogori kwalitas dalam mencetak anak bangsa yang cerdas.
Hal tersebut yang dikehedaki harapan pemerintah.

Di tahun 2019  mewujudkan  Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMP di wilayah Kota Pekalongan dapat berjalan dengan lancar, Walikota Pekalongan beserta jajaran didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan meninjau dan memantau secara langsung beberapa sekolah yang menyelenggarakan UNBK, salah satunya di SMP Negeri 1 Kota Pekalongan, Rabu (24/4/2019).

Selain di SMP Negeri 1 Kota Pekalongan, sasaran pemantauan kali ini juga di lakukan di SMP Islam Mahad Kota Pekalongan. Walikota Pekalongan, Saelany Machfudz menjelaskan tinjauan kali ini adalah untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan dengan baik dan memastikan bukan hanya proses ujiannya saja tetapi juga sarana dan prasarana yang memadai agar para siswa dapat mengerjakan ujian dengan baik.

“Sampai hari Alhamdulillah untuk UNBK berjalan lancar dan sarana prasarana tidak ada masalah dan tidak eror, sehingga anak-anak bisa tenang mengerjakannya dalam rangka meraih prestasi, dan kemampuan mereka. Saat ini Saya berada di SMP Negeri 1 yang mana merupakan SMP Saya dulu,” jelas Saelany.

Dalam tinjauannya, Saelany juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak khususnya Dinas Pendidikan dan jajaran sekolah yang ada di Kota Pekalongan yang telah membantu kelancaran pelaksanaan UNBK.

“Saya selaku Pemerintah Kota Pekalongan sangat mengapresiasi terhadap Dinas Pendidikan dan seluruh sekolah-sekolah di Kota Pekalongan yang sudah siap sigap untuk menghadapi UNBK ini termasuk murid-muridnya mudah-mudahan mereka betul-betul telah membekali diri.

“Hasil capaian UNBK Kota Pekalongan selalu masuk 10 besar di Jawa Tengah, mudah-mudahan tahun ini bisa masuk di peringkat 5 besar tingkat Provinsi Jawa Tengah,” harap Saelany.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Soeroso saat mendampingi Walikota, mengatakan bahwa total pelajar SMP di Kota Pekalongan yang mengikuti UNBK sebanyak 5218 orang yang tersebar di 36 sekolah yakni 26 SMP dan 10 MTS di Kota Pekalongan

“Total yang mengikuti UNBK tingkat SMP ada 5218 pelajar terdiri dari siswa SMP dan MTS Jumlah sekolah ada 36 yakni 26 SMP dan 10 MTS. Di Kota Pekalongan tidak ada sekolah yang menginduk (sekolah indukan). Jadi, semuanya mandiri di sekolahnya masing-masing termasuk di SMP Negeri 12 Kota Pekalongan yang sering terkena bencana rob juga berlangsung dengan baik, aman tertib, dan tanpa hambatan,” ucap Soeroso.

Disampaikan Soeroso, dari total pelajar yang mengikuti UNBK SMP di Kota Pekalongan, terdapat 2 siswa yang berhalangan hadir mengikuti UNBK dikarenakan sakit sehingga murid yang bersangkutan tersebut diharuskan mengikuti UNBK susulan pada minggu mendatang.

“Sampai hari ini, dari laporan kami ada 2 siswa dari 2 sekolah berbeda yang izin dikarenakan sakit dan nanti akan kita ikutkan dalam ujian susulan minggu depan, tanggal 29-30 April 2019,” tegas Soeroso.

Lebih lanjut, Soeroso memastikan pelaksanaan UNBK di Kota Pekalongan tingkat SMP berjalan dengan baik dan tidak menemukan kendala yang berarti.

“Kalau Pelaksanaan sampai hari ini lancar, artinya semua bisa mengerjakan dengan baik, sistem berjalan, sarana dan prasarana juga berjalan baik

(Tasurun)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan