Truk Pasir Resahkan Warga Sukorejo

SUKOREJO – Berhati-hatilah ketika melintas di jalan yang menghubungkan Kendal – Temanggung. Di desa Paturen, Kecamatan Sukorejo, Kendal, sering ada truk muatan pasir yang menyeberang dengan memutus jalan secara mengagetkan.

Seperti yang dialami oleh Choirul Rahman, warga Desa Sukorejo. Keluarga sangat ketakutan karena mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan ketika melintas di jalan tersebut. Saat itu Rahman perjalanan dari Sukorejo hendak menuju Temanggung.

Peristiwa yang terjadi beberapa waktu yang lalu tersebut hingga saat ini masih membekas. Rahman diberhentikan oleh truk muatan pasir secara tidak wajar, yakni tepat berhadap-hadapan.

“Waktu itu hujan mengguyur dan jalannya gelap. Saya tidak melihat ada warga yang memberhentikan mobil saya,” terangnya.

Awalnya Rahman tidak mengetahui maksud diberhentikan tersebut. Namun ternyata ada truk muatan pasir yang hendak menyeberang. Tetapi cara menyeberangnya yang berbeda.

“Dari arah depan melaju sebuah truk dan berhenti tepat di depan mobil saya. Namun truk itu melaju di lajur yang sama dengan saya. Padahal seharusnya berbeda lajur karena dari arah yang berlawanan,” tambahnya.

Yang lebih mengejutkan, sopir truk bersama dengan yang ada di depo kemudian mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan kepada Rahman. Hal tersebut yang membuat keluarganya ketakutan.

“Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut berusaha melerai dan meminta saya untuk meninggalkan lokasi,” kata Rahman.

Di tempat terpisah, ketua GNPK Jawa Tengah, HM Mastur Darori menegaskan, menghimbau kepada aparat terkait untuk bisa memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap pengguna jalan.

“Petugas terkait hendaknya bisa menjaga wilayah tersebut, karena jalur tersebut merupakan jalur antar kota yang menghubungkan Kendal dan Sukorejo. Apalagi jalur tersebut juga sering digunakan untuk mudik lebaran sehingga banyak pengguna jalan dari luar kota yang akan melintasinya,” terangnya.

(Tim)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan