TANGKAP DAN PENJARAKAN POKMAS DAN APARAT DESA PEKUNCEN YANG TERLIBAT

Kantor Inspektorat Kendal

Kendal, delikjateng.com. Kesungguhan Warga Desa Pekuncen yang ingin Pemerintah Desanya berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, Maka pada hari Jumat, 21/02/2020, Perwakilan Masyarakat Desa Pekuncen Pegandon Kendal diantar oleh salah satu LSM dan Wartawan menyerahkan secara resmi surat Laporan berisi dugaan Pungli PTSL, bantuan benih jagung dan dugaan penyelewengan ADD maupun DD Kepada 3 Instansi terakait, Bupati, Inspektorat, dan Kejaksaaan Negeri Kendal.

Seperti kita ketahui munculnya pelaporan ini disebabkan oleh pelaksanaan PTSL di Desa Pekuncen yang pesertanya di bebani beaya yang sangat mahal yaitu Rp. 600.000,- tidak sesuai dengan SKB 3 menteri dan Perbub yang ada, bahkan penentuan besarnya beaya pun dilakukan sebelum terbentuk Posmas,

Hal tersebut justru disampaikan sendiri oleh anggota Pokmas Komari saat awak media ini mewawancarai di Balaidesa setempat.

Kebohongan-kebohongan informasi yang di sampaikan oleh Kasi Pemerintahan Asis Hastuti membuat masyarakat marah dan menginginkan persoalan ini agar di usut dengan tuntas agar ke depan tidak ada lagi kasus seperti ini muncul.

“Kami siap jadi saksi tentang dugaan pungli-pungli selama ini”, kata salah satu peserta yg tidak mau disebutkan namanya.

(A. Khozin)

Leave a Reply