Siswi SMP Dibunuh di Kebun Jagung

penemuan mayat
penemuan mayat berkelamin wanita ditengah perkebunan jagung Dukuh Pejonggolan

PEMALANG, delikjateng.com – Masyarakat Desa Gunungbatu, Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang, Selasa (12/09) sekira pukul 15.00wib digegerkan dengan penemuan mayat berkelamin wanita ditengah perkebunan jagung Dukuh Pejonggolan. Diduga, gadis yang masih menggunakan seragam sekolah biru putih (seragam SMP) adalah korban pembunuhan.

Kata warga sekitar lokasi, penemuan itu bermula dari adanya informasi teriakan minta tolong seseorang yang sempat didengar warga sekitar.

“ Awalnya saya mendengar adanya teriakan minta tolong, kemudian suara itu menghilang. Karena penasaran saya mencarinya di kebun Jagung,” kata salah satu warga kepada polisi.

Warga itu laku mengikuti bekas tanaman yang tumbang akibat roboh terkena benda yang diseret. Akhirnya dia pada selokan dan melihat tumpukan sampah. Penasaran, tumpukan sampah itu dibuka.

” Saya sangat terkejut, ternyata dibawah tumpukan sampah itu terdapat tubuh seorang perempuan dengan dengan seragam putih biru dan sudah tidak bernyawa,” tambahnya.

Berbekal keterangan dari warga setempat, Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Akgwan Nadzirin SH.MH beserta Timnya bergerak cepat setelah mendapatkan data di dilapangan. Tidak menunggu lama seorang warga yang diduga pelaku pembunuhan terhadap korban, saat itu juga berhasil diringkus tanpa perlawanan.

Tersangka Sya
Tersangka Sya

Tersangka bernama Syarif (15) tertangkap sebagai pelaku pembunuhan. Sedangkan jenasah setelah duindentifikasi bersama tim dokter jenazah, dibawa ke RSUD dr. Ashari Pemalang.

Kasat Reskrim mengatakan polri tetap fokus pada kasus tersebut, sedang motifnya masih dalam pengembangan lebih lanjut.

Diperoleh keterangan, korban adalah siswi SMP Negeri ll Bodeh kelas III bernama Siti Nurhalimah.

Salah satu gurunya, Isbandiyati langsung datang ke lokasi kebon jagung untuk mengecek kebenarannya. Dia bahkan sempat pingsan melihat anak didiknya terbujur kaku akibat pembunuhan.(rae kusnanto)

Leave a Reply