Sebelum Dibunuh, Siswi SMP Itu Akan Diperkosa

Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan saat memberi keterangan kepada wartawan (foto rae kusnanto)
Kapolres Pemalang AKBP Agus Setyawan saat memberi keterangan kepada wartawan (foto rae kusnanto)

PEMALANG,delikjateng.com – Polres Pemalang berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang siswi sekolah menengah pertama (SMPN) ll Bodeh Kabupaten Pemalang. Dalam kasus itu ditetapkan tersangka tunggal, MA alias Syarif (17) yang merupakan tetangga korban.

Kapolres Pemalang, AKBP Agus Setyawan HP.SH.SIK menjelaskan, tersangka yang putus sekolah ini mengaku sudah lama memendam rasa kepada korban dan ingin menjadikan pacarnya. Siang itu dia sengaja menunggu korban pulang sekolah di jalan hutan. Begitu korban melintas tersangka menyeret ke ladang jagung hutan pinus.

Di kebun itu, pelaku merayu dan berusaha mencabuli serta berusaha memperkosanya. Korban menolak dan melawan, sehingga tersangka kalap dan menganiaya korban dengan menjerat leher kerudungnya hingga tewas.

” Terungkapnya kasus ini berkat kecepatan laporan dan kejelian aparat kepolisian. Petugas menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada tersangka pelaku,” kata kapolres kepada wartawan media cetak dan online kemarin.

Dari olah TKP dan keterangan saksi-saksi, polisi bisa ungkap tersangka pelaku pembunuhan dan pencabulan tersebut dengan cepat. Tersangka melakukan aksi karena terdorong nafsu seks serta berupaya untuk menggauli korban.

” Kami masih menunggu hasil otopsi dari tim DVI Polda Jateng. Tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis bisa 340 KUHP atau pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tanbah Kapolres yang didampibgi Kasat Reskrim dan Kasubbag Humas.

Sementara itu keluarga korban masih shock dan terpukul dengan kasus ini. Mereka meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

“Adik saya biasanya pulang jam 2 siang. Namun saat itu tidak kelihatan, sampai sore tidak pulang. Saya berusaha mencari dan ternyata ditemukan sudah meninggal mengenaskan,” jelas Marwati, kakak korban.

Kasus pembunuhan ini bermula dari warga yang menemukan korban ditutup daun pisang dan masih mengenakan seragam SMP. Kondisi korban cukup mengenaskan. Ada beberapa luka di tubuh dan terlihat ada bekas kekerasan seksual. Warga kemudian melaporkan adanya pembunuhan ini ke aparat kepolisian.(rae kusnanto)

Leave a Reply