Rumah Mbah Duri Runtuh Secara Aneh

Rumah Mbah Duri Runtuh Secara Aneh

PEMALANG,delikjateng.com -Bangunan Unik milik Ahmad duri (37) di wilayah Rt 02/005 Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang, runtuh. Bangunan itu dibuat pada tahun 2007.

Ambruknya rumah itu cukup menimbulkan pertanyaan, karena tanpa menimpa bangunan lain di sekitarnya. Padahal jarak rumah tetangga sebelah barat hanya 1 meter, sedangkan bangunan rumah mertuanya yang ada di belakang rumah sekitar 1 sampai 2meter. Sebelah timur memang agak jauh.

Sebelum ambruk, bangunan besar ini memng sudah ada keretakan di bagian atas. ” Ini masih jadi misteri bagi kita, bagaimana mungkin rumah yang di bawahnya tidak tertimpa,” kata warga sekitar.

Kerusakan rumah di sebelah barat yg berjarak hanya 1meter,hanya 2 genteng yang rusak. Ambrugnya bangunan ini di barengi dengan suara petir yang menggelegar dan hujan yang lebat. Hujan tersebut adalah hujan pertama di musim ini.

Di Desa itu, Ahmad duri sementara di kenal sebagai orang pintar yang cukup kondang. Dia adalah pemilik rumah tersebut. Walaupun umurnya masih berkepala 3, dia sering disebut Mbah duri.

Dengan dua anak ia tempati sejak 5 tahun lalu, di bangunan 10 th dari awal pembuatan. Kontruksi yang kurang pas dan di bagian dalam terdapat juga ruang bawah tanah. Diperkirakan ambrugnya bangunan trsebut di karenakan kontruksi yang kurang bagus.

Menurut warga sekitar, bangunan tersebut tidak menggunakan jasa konstruksi, pembangunannya hanya asal. Beberapa waktu lalu pihak kepolisian sudah memperingatkan agar dikosongkan dulu, karena bangunan sudah di rasa tidak aman. Polisi malah berencana akan meninjau kembali ijin mendirikan bangunan yang ternyata tidak sesuai dengan bangunan yang ada termasuk ruang bawah tanah.

Kabarnya, pihak yang berwajib sudah mempunyai rencana untuk merobohkan bangunan tersebut. Tapi pemilik rumah menolaknya dengan alasan akan di renofasi.

Kehidupan mbah Duri sendri menurut tetangganya memang terkesan mistis. Dimana dia juga memelihara 2 ekor buaya dan ular sanca besar di dalam rumahnya. Namun piaraan itu 2 tahun lalu sudah diamankan oleh petugas.

Keseharian mbah Duri hanya berada di dalam rumah dan jarang sekali terlihat bertetangga. Menurut tetangga, banyak tamu sering berdatangan di rumah mbah duri.

” Beliau keseharian hanya menerima tamu. Ada bangunan di bawah tanah khusus sebagai tempat ritual,” timpal tetangga lainya.

Mbah Duri termasuk pribadi yang tertutup. Dia jarang terlihat tetangga. Tetangga juga mengakui sering melihat tamu yang datang dari luar kota.

 

(rae kusnanto)

Leave a Reply