Ruas Pantura Ampelgading Berdebu dan Licin

Lokasi terminal truck langsir tanah  tersebut terletak dipinggir jalan utama pantura yang padat arus lalu lintas
Lokasi terminal truck langsir tanah tersebut terletak dipinggir jalan utama pantura yang padat arus lalu lintas

Liputan Rae Kusnanto

PEMALANG,delikjateng.com – Ruas Jalur Pantura Ampelgading Sawah yang dijadikan terminal
truk langsir tanah untuk proyek pembangunan jalan tol, kini penuh debu dan kotor. Kapolsek Ampelgading, AKP Heryadi Noor SH meminta, awak truk dan yang berkaitan dengan pengangkutan tanah agar bertanggungjawab membersihkannya.

Jalur tersebut terletak di depan gedung Candi Mekar tak jauh dari Polsek Ampelgading. Akibat penuh debu dan kotor, pengguna jalan merasa terganggu, apalagi jika hujan turun menjadi licin, bahkan membahayakan keselamatan pengendara sepeda motor.

Lokasi terminal truck langsir tanah tersebut terletak dipinggir jalan utama pantura yang padat arus lalu lintas, baik sepeda motor maupun mobil. Terminal tersebut difungsikan oleh PT Dirgantara, untuk melangsir tanah dari tempat galian yang berada di wilayah Pekalongan dengan menggunakan dum-truck besar, untuk dicurah ke lokasi terminal penampungan.

Kemudian dum-truk ukuran kecil secara bergantian mengambil tanah dibawa ke proyek pengurugan jalan tol, yang letaknya tidak jauh dari terminal tersebut. “Aktifitas keluar masuk truck pembawa tanah, disamping mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang mengeluhkan jalan licin dan berdebu, sehingga sangat berbahaya bagi keselamatan pengguna jalan khususnya roda dua,” ujar Agung (45) salah satu pengguna jalan yang kerap melintas.

Kapolsek Ampelgading AKP Heryadi Noor, S.H saat datang kelokasi, meminta pelaksana maupun karyawan bertanggung jawab agar membersihkan tanah yang berjatuhan dijalan raya. “Kami telah memperingatkan agar pihak PT Dirgantara benar-benar mengatur keluar masuk truk di tempat itu, dan membersihkan tanah yang tercecer dijalan. agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya” tegas Kapolsek

Sementara Barata Febrian, selaku Supervisor PT Dirgantara mengatakan, telah menyewa truck tangki air untuk menyemprot tanah yang terjatuh dijalan raya, disamping beberapa orang pekerja menggunakan alat seperti sekop dan sapu untuk membantu membersihkan jalan. Termasuk mengatur keluar masuk kendaraan.

Namun karena padatnya kapasitas truck yang cukup banyak, dia mohon maaf kepada pengguna jalan apabila sangat terganggu.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan