Ribuan Peziarah Tumpah Ruah Padati Haul KH Ahmad Abdul Hamid ke 22

KH Muwafiq saat berdoa di makam Alm. KH Ahmad Abdul Hamid

Kendal. delikjateng.com – Dalam tradisi Ahli Sunah Waljamaah sering sekali kita mendapatkan Undangan kegiatan keagamaan yang biasa kita sebut Haul.

Dalam bahasa Orang Awam, Haul adalah peringatan yang diadakan setahun sekali bertepatan dengan wafatnya seseorang, bisa itu tokoh masyarakat, atau Alim Ulama yang telah berjuang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat lingkunganya.

Momentum ini biasanya di gunakan sebagai ajang Silaturohmi antar Keluarga Maupun Para Pihak seperti para santri maupun para Alumni.

Bertempat di maqbaroh Grabag Kalibuntu Kendal Jateng, Rabo, 17/07/19, Seorang Ulama besar Abuya KH. Ahmad Abdul Hamid sang pencetus, kalimat Penutup Salam, Wabilahi Taufik Walhidayah dan Wallahul Muwafiq illa Aqwamith Thariq di Peringati untuk ke 22 kalinya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Kendal, H.Mastur Darori. Kapolsekta Kendal IPTU Bayu SH. Tokoh NU Kendal, KH Abdullah dari pidodo wetan, KH, Abdul Jalil Firdaus dari Caruban, serta H. Subari Syam SE. dari Patebon.

KH Muwafiq bersama Tokoh NU Kendal

Acara Haul yang menghadirkan penceramah Kondang yaitu KH Muwafik tersebut diawali dengab sambutan Gus Maftuh sebagai shohibul baith sekaligus sebagai Putra ragil Almarhum.

Dalam sambutanya Gus Maftuh menyampaikan ucapapan trimakasih kepada semua pihak yang telah membantu acara haul ini.

“Semoga Allah membalas Kebaikan Bapak Ibu semua dengan berlipat-lipat”, ucapnya.

Sementara itu dalam ceramahnya, Kyai kondang yang biasa dipanggil Gus Wafiq, menyoroti tentang perjuangan para ulamak terdahulu dalam memperjuangkan Falsafah Bangsa dan dasar Negara Republik Indonesia dengan segala intrik dan strategi sucinya.

“Oleh karena itu, apabila sekarang ada orang yang dikit-dikit ngomong haram dan bid,ah tidak usah di hiraukan, karna bilang haram tapi mereka tidak istikomah”, saran dari gus wafiq

“Dengan modal satu, dua ayat dia pakai untuk menghantam semua persoalan, seperti kunci inggris, satu alat dipakai untuk segala kesulitan”, imbuhnya.

(A.Khozin)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan