Proyek Kelurahan Ngilir Dilaporkan Terbengkalai

Proyek Rehabilitasi bangunan kantor kelurahan
Proyek Rehabilitasi bangunan kantor kelurahan

Liputan Syailendra

KENDAL,delijjateng.com – Proyek Rehabilitasi bangunan/ Gedung kantor kelurahan kecamatan Kota Kendal, jawa tengah senilai Rp 173.600.000 tidak diselesaikan dengan baik. Proyek itu diduga dilaksanakan seorang kontraktor keluarga oknum PNS Kendal.

Sebagaimana diungkapkan seorang staf di Kelurahan Ngilir yang minta identitasnya dirahasiakan, jika proyek yang didanai uang rakyat tersebut pengerjaannya tidak diselesaikan dengan baik dan menimbulkan kesan terbengkalai.

” Proyek yang digarap mantunya seorang oknum PNS itu selalu tidak pernah diselesaikan , jika ada penyelesaian pun menunggu anggaran baru,” tuturnya.

Beberapa waktu lalu permasalahan proyek ini pernah dilaporkan kepada Sekda Kabupaten Kendal , namun hingga kini tak ada tanggapan. Seolah Sekda Kendal tutup mata atas kasus ini.

Sementara itu Oknum PNS Kendal yang diisukan mempunyai anak mantu, yang sering mengerjakan proyek dibeberapa kelurahan di kecamatan Kota Kendal berinisial DSO, membantah jika dirinya ikut bermain proyek di Kendal, isu pengondisian Penunjukan Langsung proyek proyek yang ada di kendal.

” Tidak benar kalau saya yang mengondisikan seluruh proyek penunjukan langsung di kendal, Saya ini pegawai kecamatan yang tidak ada hubungannya dengan proyek,” ujarnya di Kantor Kecamatan Kota Kendal.

Ditempat terpisah Sekretaris Forkom LSM Kendal , Hariono meminta aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut, karena disamping proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai bestek, juga diduga ada permainan dari seorang oknum PNS Kendal.

” Kami minta semua proyek yang digarap kontraktor tersebut diusut tuntas, karena ini hanya proyek di kelurahan ngilir sedangkan kecamatan kota kendal terdiri dari 20 kelurahan yang nilainya mencapai miliaran rupiah ,” tegasnya.

Beberapa proyek yang ada di wilayah kecamatan kota kendal diduga telah menjadi langganan seorang kontraktor, keluarga dari oknum PNS Kendal berinisial DSO. Namun banyak proyek yang telah digarapnya tidak diselesaikan secara tuntas sebagaimana yang terjadi di kelurahan ngilir Kendal.

Kasus ini sempat dilaporkan ke Sekda Kendal, tapi tak dilanjutkan. Padahal proyek ini telah menggunakan uang rakyat minimal Rp 170 jutaan setiap kelurahan dengan total minimal Rp 3,4 Milyar untuk seluruh proyek di 20 kelurahan yang ada di Kecamatan Kota Kendal

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan