Perangkat Desa Nyamplungsari Pasang Papan Peringatan

Pemasangang papan peringatan itu di tujukan warga penggarap pesisir pantai Desa Nyamplungsari

PEMALANG,delikjateng.com- Perangkat Desa Nyamplugsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, melakukan pemasangan papan peringatan terhadap 72 warga penggarap atas Tanah Negara (TN) di pesisir pantai desa itu, Minggu (16/4) siang tadi.

Pemasangan papan itu setelah Pengadilan Negeri Pemalang menguatkan kepemilikan hak atas tanah yang selama ini digarap 8 petani penggarap setempat. Dalam keputusan itu hakim menyatakan tanah tersebut menjadi hak H.Rois Faisal selaku pengembang.

Sementara 8 petani penggarap dihukum sebagai pelaku penyerobotan tanah atau penguasaan tanpa hak sesuai Pasal UU Nomor 51 PRP Tahun 1960. Mereka dikenai Pasal 2 Junto 6 Undang Undang PPRP Tahun 1960, dan dijatuhi hukuman 20 hari tahan luar.

Tanah sengketa tersebut sebenarnya adalah tanah negara (TN) bibir pantai, yang dinobatkan sebagai sabuk hijau dengan tanaman sejuta pohon penahan abrasi pantai tersebut seluas 6,3 Ha. H.Rois Faisal selaku penggarap dan pengembang, merasa dapat beli melalui petunjuk keluarga ahli waris bersama Notaris dengan lelang di bank Artha Graha kota Cirebon pada saat itu.

Pemasangang papan peringatan itu di tujukan warga penggarap pesisir pantai Desa Nyamplungsari, yang selama ini jumlahnya sekitar 72 kepala keluarga(KK). Dengan peralihan atas sertifikat hak milik (SHM) Nomor: 1125 s/d 1137/Nyamplungsari (13 bidang dan 13 sertifikat).

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan