Pengurus Pamsimas Desa Tanjungsari Rowosari Dipertanyakan

Pengurus Pamsimas Desa Tanjungsari

KENDAL,delikjateng.com -Masayarakat Desa Tanjungsari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, mengaku tidak puas kepada Pengurus Pamsimas di desa tersebut hingga menimbulkan keresahan. Diduga ini di sebabkan oleh tidak adanya laporan keuangan setiap bulanya kepada Msyarakat.

Jurnalis delikjateng.com beserta beberapa media lainya, Selasa, (12/3) siang tadi mengkalrifikasi kepada pihak Pengurus di ruang Kerja Kepala Desa. Klarifikasi dihadiri Kepala Desa HM. Sugiyanto, Purwadi selaku Penasehat serta selo ketuanya beserta pengurus lainya.

Merebaknya keresahan di kalangan masyarakat Desa Tanjungsari dalam beberapa bulan ini, diduga adanya ketidak transparanya manajemen kepengurusan Pamsimas dalam mengelolaan keuangan.

Kepala Desa Tanjungsari HM.Sugiyanto pada pertemuan tersebut, sangat mengapresiasi kedatangan awak media ke desanya yang bertujuan untuk memastikan kebenaran dari issue negatif yang beredar di kalangan warganya.

Menanggapi permasalahan tersebut HM. Sugiyanto mengatakan jika hal tersebut merupakan sebuah kewajaran dalam sebuah organisasi termasuk dalam pemerintahan.

“Mengingat program Pamsimas belum menjadi usaha yang berorientasi pada keuntungan maka untuk lebih jelasnya, silahkan meminta keterangan pada pengelola Pamsimas sehingga tidak lagi muncul pandangan yang salah “, tegas Sugiyanto.

Pada kesempatan tersebut Purwadi selaku penasihat program Pamsimas Desa Tanjungsari mengatakan, keresahan yang terjadi di tengah Masyarakat tentang adanya “Human error” dalam pengelolaan keuangan adalah tidak benar adanya.

” Memang benar laporan tiap bulanan tidak ada, tapi setiap bulan semua kami catat dengan detil dan rapi”, potong salah satu pengurus.

Kata Purwadi, Program Pamsimas di Desa Tanjungsari yang berdiri sejak tahun 2008, masih merupakan program dari pemerintah pusat yang sifatnya lebih condong pada program sosial dan belum menjadi bagian usaha pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Setelah program ini berakhir pada 2020, kita akan menggabungkannya dalam BUMdes sebagai usaha yang profit oriented”, kata Purwadi.

Perlu diketahui, Bahwa program penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ( Pamsimas ) merupakan program gabungan dari beberapa Kementrian, diantaranya, dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kementrian Kesehatan serta Kementrian Dalam Negeri.

Program dari Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga Masyarakat yang kurang terlayani, diantaranya masyarakat berpenghasilan kecil yang ada di pedesaan.

Dengan adanya Pamsimas diharapkan mereka dapat mendapat pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran untuk berprilaku bersih dan sehat.

Dari sejumlah desa yang mendapatkan Pamsimas, salah satunya adalah Desa Tanjungsari, Rowosari Kendal pada tahun 2008.

(A.Khozin)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan