Menejemen syariah majukan UKM

Pelatihan dewan pengawas syariah

Pekalongan, delikjateng.com – Kehidupan Koperasi di era masa kini dibutuhkan sebuah keahlian dibidang menejemen syariah yang mumpuni agar bisa memperkuat dan kekuatan hidup nya koperasi.  hal tersebut merupakan bagian dari penyangga memajukan UKM”

Maka dari itu pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kota Pekalongan menyelenggarakan pelatihan Dewan Pengawas Syariah KSPPS/USPPS Koperasi tahun 2019 di Hotel Dafam Pekalongan, Rabu (24/4/2019). Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang ini untuk meningkatkan kapasitas dan menguatkan sumber daya insani sebagai Dewan Pengawas Syariah di koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah.

Usai membuka acara pelatihan, Walikota Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE menyampaikan bahwa pentingnya pengetahuan tentang keterampilan dan sikap sebagai pengawas syariah menjadi bekal bagi Dewan Pengawas Syariah. “Mampu memanfaatkan setiap peluang keuangan dalam ekonomi syariah agar perkembangan ekonomi syariah menyamai perkembangan bank konvensional,” tutur Saelany.

Menurut Saleany, DPS harus mengetahui arah dan pola manajemen syariah agar tak hanya nama dan istilahnya yang syariah dan dalam prakytiknya masih konvensional. Pelatihan ini dilakukan tentu agar ke depannya praktiknya dapat syariah. “Saya apresiasi penyelenggaraan pelatihan yang digagas oleh Dindagkop UKM, dan saya percaya DPS di sini memiliki pengetahuan syariah lebih, dengan penambahan pengetahuan dalam pelatihan ini semoga DPS dapat mengkominasikan manajemen dengan pengetahuan syariah lebih baik,” ujar Saelany.

Kepala Dindagkop UKM, Zainul Hakim SH MHum menjelaskan tekait pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan seseorang sebagai dewan pengawas syariah. “Kami bermaksud untuk memfasilitasi pelatihan mulai hari ini 24 April sampai dengan 27 April di Hotel Dafam untuk mengembangkan koperasi berbasis syariah di Kota Pekalongan,” kata Hakim.

Hakim berharap para DPS akan bekerja dengan baik sehingga lembaga kegiatan usaha simpan pinjam dan pembiayaan syariah, khususnya koperasi di Kota Pekalongan akan memiliki DPS yang benar-benar profesional serta mengawasi proses syariah yang dilakukan.

(tasurun)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan