MENANTI JANJI SANG WAKIL RAKYAT KENDAL

Kantor DPRD Kendal

Kendal, delikjateng.com. Gedung DPRD II Kendal sampai hari ini masih terlihat Kosong, Disebabkan
para Wakil Rakyat Masyarakat Kendal tersebut sampai hari ini masih berada di ibukota Jakarta, Karena dari tanggal 20/08/19 s/d 31/08/19 ( selama 4 hari) mereka sedang melakukan kunjungan kerja ke Depdagri, Katanya sih mau Konsultasi terkait pembentukan AKD agar sesuai dengan UU MD3.

Cuma yang jadi pertanyaan, Apakah tidak bisa konsultasi itu hanya dilakukan oleh beberapa orang yang mewakili unsur Pimpinan dan Wakil dari masing-masing Partai, Tidak harus ramai-ramai ikut berangkat semua, Sehingga Kantor menjadi kosong.

Sebetulnya, Menurut hemat kami, Pembentukan AKD itu tidaklah sulit, Karena semua system dan mekanismenya sudah diatur dengan jelas pada PP No.12 tahun 2018, Semua tergantung goodwill dari masing-masing anggota, Mau dibikin sulit atau dibikin mudah, Mengingat di Daerah lainya sudah banyak yang terbentuk

Ketika Hal tersebut dikonfirmasi Kepada Mantan anggota DPRD terkait keabsahan, Dalam menentukan kegiatan itu yang diputuskan oleh Pimpinan Sementara, hampir rata-rata mereka menjawab hal yang sama.

“Di dalam jadwal tertera internal Fraksi, Namun di gunakan untuk konsultasi, Itu namanya pembohongan publik, Padahal jadwal tersebut tembusanya kepad pihak-pihak terkait”, Ucap mantan Anggota DPRD periode yang lalu.

Senada dengan mantan Anggota DPRD di atas, Seorang mantan Anggota lainya juga menyampaikan hal yang sama.

” Mungkin dari sisi anggaran tidak masalah karna sudah tersedia,Tapi dari sisi kewenangan Pimpinan sementara jelas ini melampaui kewenanganya, endingnya pasti menimbulkan kerugian Anggaran”, Papar sang Mantan.

Terpisah, Selamet (45) salah satu tim sukses (saat pencalonan dulu) dari Wakil Rakyat tersebut, Saat di beritahu tentang kepergian para jagonya yang mementingkan Kunjungan Kerja Ke Jakarta dari pada membentuk Struktur Kepemimpinan maupun Alat Kelengkapan Dewan, Merasa sangat kecewa dan menyayangkan sekali, Dulu ketika kampanye janjinya akan mengubah kebiasaan buruk para Anggota DPRD yang suka hamburkan uang rakyat, Kunjungan Kerja yang nggak jelas hasil dan relevansinya dengan kesejahteraan rakyat, Mau rajin ngantor, Maun On time, 24 jam pintu rumahnya terbuka untuk rakyat, Waktunya di wakafkan untuk rakyat, Tidak suka bolos, Dan masih seabrek janji manisnya yang disampaikan ke Masyarakat saat kampanye.

“Janji pada dirinya sendiri saja udah mulai bohong, Apalagi janji pada rakyat kecil”, Kata selamet sambil wajahnya memerah.

“Mbok ojo kemaruk”, Pungkas selamet sambil ngloyor pergi.

A. Khozin.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan