Lagi dan lagi, Karyawan Tosa demo Tuntut gaji dan Sisa THR di Bayarkan

Tenda keprihatinan yang didirikan oleh eks karyawan tossa

Kendal, delikjateng.com –  sembilan ratusan ex Karyawan Tosa yang dirumahkan tuntuk upah bulan juni dan juli dan sisa THR tahun 2019 di bayarkan serta belum jelasnya Pembayaran BPJS Kesehatan dan Ketenaga kerjaan

Masa pendemo menduduki pintu masuk pabrik dengan mendirikan tenda keprihatinan, dalam orasinya sang pendemo yang dipimpin oleh tim 11 tersebut menyampaikan beberapa tuntutan, diantarnya gaji bulan juni dan juli serta sisa THR tahun 2019 yang baru dibayarkan 50% juga nasib BPJS Kesehatan dan ketenaga kerjaanya.

Namun dalam mediasi dengan pihak menegement yang di wakili oleh pengacaranya mengatakan dihadapan tim 11 yang di pandu oleh Kapolsek Kaliwungu Kendal AKP Ahwan N menyampaikan bahwa pihak pabrik tidak mampu memenuhi tuntutan para pendemo,

Tuntutan pendemo

“Tidak mungkin Pihak Pabrik ( gunawan) mampu menyiapkan dana tunai sebesar 40 milyard. Oleh karena itu kami menawarkan system pembayaran gaji mengacu kepada mekanisme yang sudah berjalan, Toh selama ini pihak pabrik selalu tepat waktu”, kata sang pengacara.

Saat giliran tim 11 yang diwakili oleh Soeharto untuk menyampaikan jawabanya terkait tawaran dari pihak pengacara pabrik, soeharto menolak gagasan dan tawaran yang diberikan oleh pihak perwakilan pabrik, soeharto terang terangan sangat meragukan konsep yang ditawarkan oleh pihak pabrik.

“Tosa itu perusahaan keluarga, kalau Si A setuju, tapi Si B tidak setuju, maka kesepakan apapun yang diambil akan menjadi tidak berarti”, katanya sambil nahan emosi.

Dipandu oleh Kapolsek Kaliwungu AKP Akhwan N. Kesua belah pihak berembug.

Lebih lanjut soeharto mengatakan bahwa akan hadirnya investor sebagai penyelamat dari persoalan ini sangat diragukan oleh perwakilan pendemo, mengingat selama ini semua konsep yang ditawarkan hanya dalam tataran teori.

” Keinginan kami hanya satu, pabrik tetap exis dan urusan karyawan selesai”, harap Soeharto.

Perlu diketahui bahwa para karyawan yang dirumahkan ini sudah berkali kali demo menuntut kejelasan pembayaran upah meraka, tuntutan mereka sebetulnya masih bersifat normatif saja, yaitu gaji dan sisa THR tahun 2019, belum melangkah kearah pesangon.

Sampai dengan wartawan delikjateng.com pulang, suasana demo keprihatinan masih kondusif dan aman, meskipun ada 50 polisi yang menjaganya.

A.Khozin.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan