Ketua IPJT Kendal : Mahalnya Sebuah Demokarasi

Nara sumber FGD

Kendal, Delikjateng.com. Bertempat di Room Confrence Hotel Grand Wahid Salatiga, Forum Group Diskusi (FGD) Penguatan Budaya dan Etika Politik Masyarakat mengadakan Seminar sehari dengan Tema Etika Politik berdasarkan nilai nilai Pancasila, Selasa, (23/07/19).

Acara yang di Moderatori oleh Sekjen IPJT Jateng M.Saffik tersebut menghadirkan para Nara Sumber, diantaranya, perwakilan Kesbangpol Propinsi Jawa Tengah Ibnu Kuncoro, SE, MM, Kesbangpol Kodya Salatiga Wiyono, juga hadir para nara sumber dari berbagai keilmuan diantaranya, DR. M Junaidi SH.MH.CLA Dosen Pasca Sarjana Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS) serta Gerald Joost Tewuh SH.SE MSi. Dari Lembaga Missing Reclasering Republik Indonesia ( LMR-RI) Provinsi Jawa tengah sebagai Keynote speakernya.

Selain para Nara Sumber diatas, hadir dalam seminar tersebut utusan dari Badan Pengurus Kabupaten Insan Pers Jawa Tengah (BPK – IPJT), se-Jawa tengah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, LSM dan Ormas di Jawa tengah,

Dalam pemaparannya Perwakilan dari Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Sumanto mengatakan bahwa acara FGD hari ini adalah dalam rangka meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Berpolitik, Berbangsa dan Bernegara

Berbagai pandangan tentang Demokrasi dikaji dan dipaparkan secara lugas oleh Dr. Junaedi yang menyoroti tentang Orientasi Politik berbasiskan Partisipasi melalui model terbuka.

Yang pertama : adalah kepercayaan Masyarakat demi Kemaslahatan Umat.

Kedua : Penjiwaan Hukum berdasarkan pada nilai-nilai karakter manusia.

Ketiga : Kepentingan politik adalah berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat.

Setelah acara pemaparan selesai dilanjut dengan diskusi interaktif, berbagai pandangan dan masukan dari para peserta mengalir deras tertuju kepada Para Nara sumber.

Ketua IPJT Kendal H.A.Khozin saat memaparkan Pandanganya.

Seperti yang di sampaikan oleh Ketua BPK-IPJT Kabupaten Kendal H.A.Khozin diforum tersebut, Khozin menyoroti Tentang Mahalnya sebuah nilai Demokrasi, butuh cost yang fantastis bagi pelaku politik untuk bisa menduduki sebuah jabatan Publik, Demokrasi tanpa Money Politik, Bisakah..?

Etika Politik dalam berdemokrasi memang seharusnya menjadi landasan setiap prilaku para Politikus, terlebih saat ada peristiwa politik, Namun fakta dilapangan, hampir semua etika diabaikan.

“Money Politik itu bersifat symbiosis mutualis, kedua belah saling membutuhkan” ulas Khozin.

Khozin juga menambahkan dan mewanti wanti kepada peserta yang hadir, untuk berfikir dahulu sebelum masuk ke dunia Poltik.

“Di dunia Politik hanya ada 2 pilihan, yaitu mukti apa mati, bila salah dalam memutuskan, maka akan mati, tapi bila benar dalam memutuskan, maka akan mukti”, tutup Khozin.

A. Khozin.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan