KESBANGPOL Kendal Undang LSM dan Ormas Lakukan Pembinaan

Kakan Kesbangpol Pemda Kendal Marwoto SE saat membuka secara resmi acara Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan

Kendal, delikjateng.com. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kespangpol) Kabupaten Kendal hari ini , Kamis, 26/09/19 bertempat di gedung Abdi Negara Setda Kendal mengundang seluruh LSM dan Ormas serta yayasan yang ada di Kabupaten Kendal untuk dilakukan pembinaaan.

Menghadirkan dua nara sumber untuk mengisi materi pembinaan, yang pertama berasal dari Kesbangpol Propinsi Jawa Tengah yang di wakili oleh Suprayitno SH Kasubdit Ketahanan Badan, Seni Budaya dan Agama.
Selanjutnya yang kedua, Drs.Joko Prihatmoko MSi Pengajar dan Peneliti Fisip Unwahas yang sekaligus sebagai Eksekutif LIPPI Semarang.

Menurut Kepala Kantor Kesabangpol Pemda Kendal Marwoto SE sebelum membuka acara pembinaan secara resmi, Mengatakan bahwa maksud dan tujuan diadakanya pembinaan ini adalah merupakan salah satu upaya pemerintah daerah melalui kantor Kesbangpol sebagai bentuk kerjasama dengan organisasi kemasarakatan kendal, dalam rangka mendukung organisasi kemasarakatan agar bisa menjalankan program-programnya yang bermanfaat demi pembangunan, persatuan dan Kesatuan di Kabupaten Kendal sesuai dengan undang undang dan peraturan yang berlaku.

Marwoto juga menambahkan dalam uraianya agar Organisasi Kemasyarakatan di Kendal dapat konsisiten menjalankan visi dan misi organisasinya dengan selalu mengedapan kan kepentingan bersama dan masayarakat luas agar senantiasa bisa bergandengan tangan dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mendukung program kerja menuju arah pembangunan yang lebih baik demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kendal.

Nara sumber dari Kesbangpol Jawa tengah, Suprayitna SH.

Selanjutnya nara sumber pertama Suprayitna SH dari Perwakilan Kesabangpol Jawa tengah menyoroti tentang arah kebijakan Pembinaan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah masing-masing, diantaranya tentang pentingnya legalitas formal bagi LSM maupun Ormas yang ada.

Selain legalitas formal Suprayitna SH juga menyampaikan bahwa dalam rangka Pembinaan Pemerintah terhadap organisasi Kemasarakatan, Dalam hal ini Pemerintah Daerah menyediakan dana Hibah yang bisa diajukan oleh Ormas maupun LSM dengan persyaratan yang sudah ditentukan, Salah satu diantaranya adalah telah berbadan hukum dan sudah aktif minimal selama 3 tahun.

Peserta pembinaan dari LSM, Ormas dan yayasan

Sedangkan Nara sumber yang kedua, Drs Joko J Prihatmoko MSi menyajikan materi tentang penguatan Kelembagaan Ormas di Daerah diantaranya terkait dengan dasar Hukum, fungsi dan tujuan didirikanya Organisasi Kemasyarakatan.

yang pertama : Kwajiban Ormas ( psl 21 UU No.16 thn 2017 jo UU No. 17 2013).

Yang kedua : Pemberdayaan Ormas ( psl 40 UU No.16 thn 2017 jo UU No.17 thn 2013).

Yang ketiga :
Kwajiban Ormas asing
( psl 51 UU No.16 thn 2107 jo UU No.17 thn 2013).

Yang keempat:
Larangan Ormas. ( psl 59 UU No. 10 thn 2017).

Yang kelima :
Sangsi atas Larangan ( psl 60, 61, 80a UU No.16 thn 2017).

 

( A.Khozin )

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan