Ka.Dishub Kendal : Soal penarikan retribusi tanpa gunakan karcis, Bupati sudah mengetahui

Pintu gerbang plabuhan kendal

Kendal, delikjateng.com,- Adanya penarikan retribusi masuk truck dump ke pelabuhan tanpa menggunakan karcis, bupati sudah mengetahuinya, pernyataan tersebut disampaikan suharjo saat diwawancarai oleh awak media ini di plabuhan, senin, 22/06/20.

Dalam pernyataanya, Ka. Dishub Kendal Suharjo dengan intonasi tinggi, mengatakan kepada awak media ini bahwa tidak ada wawancara-wawancaranan.

“Media itu jangan hanya mengapload tentang pelanggaran saja, namun kebijakan Nasional harus juga di lihat, karena kita dalam malayani masyarakat itu harus melihat situasi dan kondisi, dan tidak bisa menerapkan aturan itu secara saklek, coba saja melihat daerah yang lain, pasti juga seperti itu,” Jelasnya suharjo

“Apalagi disatu sisi proyek ini merupakan proyek strategis Nasional, dan kebijakan pemerintah pusat juga harus kita amankan, kalau kita bicara parsial Negara ini tidak akan jalan, jadi media itu jangan mengaploud tentang pelanggaran saja, kebijakan Nasional juga harus di lihat,” imbuhnya dengan berapi-api

Tak hanya itu suharjo juga menjelaskan, bahwa daerah itu harus mendukung tentang kebijakan Nasional, jadi kita tidak asal saja menerapkan kebijakan yang ada didaerah itu begita saja, namun juga harus melihat kondisi dan situasi, kan dari pemerintah pusat juga sudah menetapkan Kawasan Industri Kendal (KIK) sebagai proyek strategis Nasional, jelasnya.

Selain itu Suharjo juga menerangkan, bahwa dengan adanya penarikan retribusi tanpa karcis itu Bupati Kendal juga sudah mengetahuinya,

Terbayang kalau sistem penarikanya sekali masuk bayar 2000 tapi tidak diberi karcis, baru ke dua kalinya masuk dapat karcis senilai 4000 rupiah, tentu ini menjadi sangat rawan dan rentan adanya manipulasi jumlah setoran, karena dengan adanya karcis yang tidak sesuai dengan keperuntukanya, membuka celah untuk memanipulasi data.

Sayangnya suharjo tidak menerangkan, apakah bupati juga mengetahui tentang berapa besar jumlah setoran tiap hari, bulan, dan tahunnya, selain itu
Suharjo juga tidak menerangkan bagaimana system laporan pertanggung jawaban keuanganya dari penarikan retribusi masuknya itu,

Seperti yang dilihat oleh awak media ini, setiap truck dump yang masuk ke kawasan pelabuhan kendal oleh dishub ditarik retribusi sebesar 2000 rupiah, namun dalam pelaksanaanya petugas dishub tidak memberikan karcis, baru setelah masuk ke dua, di berikan karcis yang nominalnya tertulis sebesar 4000 rupiah.

Terpisah, Bupati Kendal Mirna Anissa MSi saat di konfirmasi Lewat WA oleh awak media ini, sampai dengan ditayangkanya berita ini belum dapat jawaban.

( A.Khozin)

Leave a Reply