Jembatan Pringgodani Retak

Sekretaris Komisi C DPRD Abdul Munir bersama Kabid Bina Marga pada Dinas PU PR Arif Gunawan telah mengecek langsung untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya
Sekretaris Komisi C DPRD Abdul Munir bersama Kabid Bina Marga pada Dinas PU PR Arif Gunawan telah mengecek langsung untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya

Liputan Hendri Alfarizi

PEKALONGAN,delikjateng.com– Akibat kerap dilalui kendaraan yang melebihi tonase secara berulang-ulang, oprit jembatan Pringgodani turun sepuluh sentimeter, bangunan oprit di bagian ujung barat retak.
Hal itu memunculan kekhawatiran sejumlah pihak, termasuk pimpinan Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan.

Bahkan Sekretaris Komisi C DPRD Abdul Munir bersama Kabid Bina Marga pada Dinas PU PR Arif Gunawan telah mengecek langsung untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Meski tidak mempengeruhi konstruksi jembatan, kerusakan itu menimbulkan kekhawatiran apabila tidak segera diperbaiki.

’’Pemkab harus segera memperbaiki kerusakan bangunan bok (asesoris) jembatan Pringgodani. Apabila tidak nanti dikhawatirkan bisa merobohkan gapura jembatan,’’ kata Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir.

Menurutnya, bangunan yang rusak itu dirobohkan selanjutnya dicor kembali karena apabila tidak dicor dikhawatirkan fondasinya akan ambles. ’’Tinggi pemadatan dari jalan semula 3,5 meter,’’ ujarnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Arif Gunawan menjelaskan, kerusakan yang terjadi di jembatan Pringgodani hanya bangunan pelengkap. ’’Oprit jembatannya turun, kalau konstruksi jembatannya sendiri tidak ada masalah.

Oprit jembatan hanya bangunan pelengkap. Ini tejadi karena terkena beban yang berulang-ulang. Adapun material untuk peninggian oprit (urugan tanah) belum padat betul, masih mengalami penyusutan,’’jelas dia.

Tinggalkan Balasan