Dampak Corona, Ana Jualan Masker

Masker kain.

Kendal- DJ. Penyebaran Wabah Covid 19 Corona yang menyasar seluruh daerah di Jawa Tengah ini, termasuk di Sukorejo Kabupaten Kendal yang dampaknya mulai dirasakan dikalangan Masyarakat.

Salah satunya dirasakan Nasib Para Instruktur Senam yang kegiatannya mengumpulkan Orang banyak. Hal ini sebagaimana diungkapkan Instruktur Senam Sanggar Terry ,” Ana Lestari yang mengungkapkan keprihatinannya,” Corona ini telah berdampak banget deh, karena senam Khan urusannya ngumpulkan orang banyak. Sekarang dihimbau Pemerintah agar tidak kumpul, ya Kami ikuti himbauan itu untuk bersama melawan Corona,” ungkapnya.

Namun Ana juga kebingungan atas dampak Corona ini untuk terus menstabilkan kebutuhan Ekonominya,” Disituasi kayak gini, kami harus bertahan dan banting setir jualan Masker. Alhamdulillah kemarin jualan Masker di Pemda Kendal cukup banyak yang ambil. Pokoknya dalam situasi gini disamping bersabar dan bersyukur dan terus berikhtiar mas,” imbuhnya.

Instruktur Senam Sanggar Terry ,” Ana Lestari

Selanjutnya Ana juga dalam memasarkan Maskernya dilakukan secara dor to dor dan menunggu pesanan lewat Media Sosial,” Kami lakukan semua ini dengan penuh keikhlasan peduli Corona. Ya kadang saya berikan secara gratis kepada Warga yang tidak mampu beli Masker. Dan Alhamdulillah gantinya saya dapat menjual banyak dari Pihak lainnya yang berduit dengan membeli secara grosir. Itu saya lakukan dari tingkat Rt, Desa , Kecamatan dan Kabupaten Kendal lho mas,” Jelasnya.

Dalam Penelusuran Media ini, Memang Corona ini telah berdampak ke berbagai sektor, baik Kesehatan, Sosial dan Ekonomi. Berbagai keluhan dan harapan atas kasus Wabah Corona ini menjadi ungkapan yang muncul setiap saat baik diperdesaan maupun di Perkotaan.

Dan secara ekonomi telah dampaknya sangat terasa, terutama bagi pekerja harian dan profesi yang harus mengumpulkan orang banyak.

Namun bagaimana pun perlu diambil hikmahnya atas kasus Covid 19 Corona yang sedang melanda seantero Dunia ini sebagai peringatan atas segala kekhilafan Mahluknya atau sebagai Ujian bagi HambaNya yang selalu taat kepadaNya.

Dan Nasib yang dialami Ana ini adalah secercah harapan dan ikhtiar yang bisa dilakukan ribuan Ana lainnya yang terus bergerak melawan Corona dengan tidak menunggu belasan kasih dari orang lain dengan berpangku tangan,” Walau berat, ini harus Saya lakukan untuk terus berikhtiar dimusim Corona ini.

Saya juga mengajak semuanya untuk melindungi keluarga dari Corona dengan mencuci tangan, jaga jarak, memakai masker dan selalu berdoa. Saya siap melayani Anda dengan Masker baik secara ketengan maupun grosiran Mas,” pungkas Ana.

( TIM)

Leave a Reply