Anggota DPRD Kendal Kawal Kasus Bullying Stadion Kendal

Berberapa terfuga pelaku Bullying yang telah diamankan oleh Resmob Polres Kendal.

Kendal, delikjateng.com. Sri Supriyati SE.MM atau yang dikenal dengan sebutan Bu Atik Anggota Fraksi PDIP DPRD II Kabupaten Kendal hari ini, Sabtu, (21/09/19) mendatangi Polres Kendal untuk melihat para terduga pelaku bulyying di ruang Resmob, terlihat
Sampai dengan pukul 13.00 WIB Jajaran Reskrim Polres Kendal telah berhasil mengamankan 3 remaja terduga pelaku bulyying.

Seusai melihat terduga pelaku, Bu Atik langsung menuju ke ruangan Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Nanung Nugroho I.ST.MH. Dalam pertemuan tersebuat banyak hal yang di sampaikan Anggota DPRD itu kepada Kasat Reskrim terkait dengan penanganan Kasus tersebut, Baik itu penanganan kepada Terduga Pelaku maupun Korban.

Menurut Kasat Reskrim Bahwa kasus ini sebetulnya termasuk dalam kategori kasus berat, tetapi karena pelakunya masih di bawah umur maka akan dilakukan Diversi, Hal ini merujuk pada pasal 1 angka 7 UU 11/2012, Yaitu Pengalihan Penyelesaian Perkara anak dari Proses Peradilan Pidana ke Proses diluar Peradilan Pidana, Kecuali Pihak Korban menolak damai, Maka mau tidak mau, Proses Hukum tetap berjalan.

“Sebetulnya ini kasus berat, Pelaku bisa kita kenakan pasal berlapis yaitu psl 170, tentang pengroyokan, psl 351 tentang Penganiayaan, Psl 80 UU Perlindungan Anak, juga bisa kita kenakan psl 368 tentang pengancaman”, papar Kasat.

Anggota DPRD II Kendal dari fraksi PDIP Sri Supriyati SE.MM bersama kasat Reskim Polres Kendal, AKP Nanung Nugroho I.ST.MH

Selanjutnya dalam pertemuan tersebut, Bu atik memberikan Beberapa usulan yang disampaikan ke Kasat diantaranya adalah, perlunya pendampingan kepada korban sebagai trauma healling. Agar rasa trauma itu tidak mengahantui jiwanya.

Usulan Bu Atik itu didasari oleh sikap korban yang sampai berita ini tayang masih terlihat ketakutan, Korban tidak mau menjawab sepatah katapun yang di tanyakan penyidik, Korban selalu diam, padahal penyidiknya sudah diganti oleh Polwan.

“Sejak dia datang kesini, selalu diam, dia katanya diancam, makanya takut ngomong”, kata Sarwani orang tua kandung korban.

Seperti kita ketahui bersama, Bahwa Masyarakat Kendal tiba-tiba saja kemaren dikejutkan oleh viralnya sebuah video berdurasi 30 detik, Yang dalam Kontenya berisi Penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok remaja perempuan kepada remaja perempuan yang berkaos biru panjang, Terlihat dalam video tersebut terjadi kekerasan fisik maupun ferbal yang dilakukan oleh sekelompok remaja. Menurut beberapa pihak, Bahwa lokasi terjadinya peristiwa itu di lapangan parkir stadion baru kendal.

Dalam penelusuran delikjateng.com bahwa korban bernam IM (15 ) siswa salah satu sekolah swasta di Brangsong, IM adalah Anak pertama dari Sarmani Alamat Desa Sumur Kecamatan Brangsong.

(A.Khozin)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan