Aktivis LSM Pertanyakan Dana Covid 19 di Kendal

Kendal-DJ. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) Kendil Wesi Kendal, Bambang meminta agar gelontoran dana Covid 19 di Kabupaten Kendal harus dikelola secara transparan ,” Saya mempertanyakan Dana Covid 19 , itu Khan sudah uang Rakyat yang disediakan pemerintah, baik pusat maupun daerah. Makanya harus dikawal pengelolaannya agar transparan dan sesuai penggunaannya,” ujarnya. ( Kamis,9/4).

Dan Bambang juga menjelaskan bahwa dana Covid 19 tersebut diantaranya hasil pemangkasan anggaran tiap Dinas Kendal,” Dana itu dipangkas 15 persen di tiap Dinas di Pemerintah Kendal dan itu harus terus diawasi mas,” imbuhnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Nakertran Kabupaten Kendal, Dwi Purwoko membenarkan adanya pemangkasan anggaran di Dinasnya untuk Covid 19 di Kendal,” Ya betul dipangkas 15 persen untuk Corona Mas,” ujarnya di Kantornya.(Kamis, 9/4) lalu.

Ditempat terpisah Wakil Bupati Kendal, Masrur Maskur menjelaskan pendanaan Covid 19 di Kendal,” Sebenarnya bukan pemangkasan, tapi Refocusing dan Re Alokasi Dana yang di APBD, itu pun anggaran Perjalanan Dinas serta Anggaran Proyek yang tidak bisa dilaksanakan yang besarnya Rp 20 Miliaran Mas,” ujarnya.

Namun Masrur juga tidak menyangkal, jika Dana Covid 19 ini rawan penyalahgunaan,” Ya kalau ada yang berniat mencuri , itu bisa saja dilakukan. Tapi kemarin saat telekompren dengan pemerintah pusat menegaskan bahwa saat ini fokusnya untuk menyelamatkan Rakyat dari Covid 19,” imbuhnya.

Diketahui Dana Covid 19 Kendal yang hasil pangkasan anggaran dari beberapa Dinas di Kendal diperkirakan mencapai Rp 20 Milyaran, belum termasuk dana desa yang digunakan untuk Covid 19 juga dari para Donatur pihak ketiga BUMD dan perusahaan lainnya di Kendal.

( TIM)

Leave a Reply