Wali Kota Tegal Ditangkap KPK

Siti Mashita Soeparno
Siti Mashita Soeparno

JAKARTA,delikjateng.com – Lagi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pejabat pemerintah di Jawa Tengah. Kali ini Wali Kota Tegal Siti Mashita Soeparno, meski belum diketahui pasti OTT itu terkait kasus apa, serta berapa jumlah uang yang disita.

Siti ditangkap seusai menggelar rapat di kantornya. Namun, hingga saat ini KPK belum memberikan informasi detail terkait perihal penangkapan tersebut. Dia masih dalam pemeriksaan intensif KPK.

Namun Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan OTT yang dilakukan kepada Wali Kota Tegal. “Betul ada OTT di Jateng, tunggu konpers,” ujar Agus sebagaimana dikutip Kompas.com Selasa (29/8) malam.

Menanggapi hal itu Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan sudah mendengar informasi tersebut. Kementerian Dalam Negeri akan segera menunjuk Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Nur Sholeh sebagai Plt Wali Kota.

“Kalau langsung ditahan KPK, segera Kemendagri menunjuk wakil wali kota sebagai Plt (wali kota),” kata Tjahjo melalui pesan singkatnya.

Penunjukan Plt Wali Kota Tegal itu bertujuan agar jalannya roda pemerintah di Tegal tidak terganggu.

Meski demikian, sampai saat ini Tjahjo mengaku masih menunggu keterangan resmi dari lembaga anti-rasuah terkait OTT yang baru saja dilakukan kepada jajarannya di daerah. “Sikap secara resmi belum. Menunggu pengumuman resmi KPK saja dulu,” tutup dia.

Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Siti terakhir melapor pada 29 Agustus 2013 dengan memiliki harta total Rp 1.451.966.000. Dia disebut memiliki aset berupa tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai kurang-lebih Rp 852 juta. Juga memiliki 3 mobil, yaitu Freed, Avanza, dan Brio dengan total nilai Rp 505 juta.

Sebagaimana diketahui, wanita yang biasa disapa Sitha ini diusung oleh Partai Golkar dan dilantik menjadi Wali Kota Tegal pada 23 Maret 2014. Dia berpasangan dengan Nursholeh dalam pilwalkot tersebut.

Saat mengikuti Pilwalkot 2013, dia mengungguli pasangan Ikmal Jaya-Edy Suripno. Sebelum menjadi Wali Kota Tegal, Sitha merupakan calon legislator dari Partai NasDem untuk pemilihan Jawa Barat I.

Wanita kelahiran Jakarta pada 10 Januari 1964 itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah di Palembang, Sumatera Selatan. Kemudian Sitha melanjutkan pendidikannya di Thailand, Belanda, dan Amerika Serikat.

Adapun bidang yang dikuasai Sitha adalah perhotelan, kecantikan, dan manajemen. Dia kerap aktif dalam kegiatan penyuluhan kesehatan. Perempuan yang juga akrab dipanggil Bunda Sitha itu memiliki empat anak

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan