Sorotan Pekan Ini: SVP Aset PT Pertamina Ditetapkan Tersangka

ilustrasi
Ilustrasi (delikjateng.com)

JAKARTA,delikjateng.com – Senior Vice President (SVP) Asset Management PT Pertamina, Gathot Harsono, ditetapkan oleh Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset PT Pertamina pada tahun 2011.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, Gathot ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pelepasan aset milik Pertamina berupa tanah di Simprug. Aset yang dijual oleh Pertamina ini berupa tanah seluas 1.088 meter persegi di daerah Simprug, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

” Penetapan Gathot Harsono sebagai tersangka pada 15 Juni 2017 setelah gelar perkara dilakukan,” katanya.

Sementara Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Indarto menjelaskan, dalam menangani kasus ini, telah memeriksa 27 orang saksi termasuk dua saksi ahli. Selain itu penyidik juga telah menggeledah Kantor Pertamina dan menyita sejumlah barang bukti di antaranya dokumen penjualan tanah.

Sementara berdasarkan hasil analisis Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara akibat kasus korupsi ini mencapai Rp40,9 miliar. “Perhitungan Kerugian Negara dari BPK senilai Rp40,9 miliar,” kata Indarto.

Diperoleh keterangan bahwa aset di Simprug berupa tanah seluas 1.088 meter persegi ini terletak di Jalan Arteri Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tanah itu dijual kepada seorang pengusaha pada 12 Oktober 2011 dengan nilai jual Rp1,16 miliar.

Padahal NJOP tanah tersebut pada 2011 sebesar Rp9,65 miliar. Disebutkan, tanah kemudian dijual kembali sekitar Rp 10 miliar lebih.

Kasus ini mulai diselidiki Bareskrim pada Desember 2016, kemudian naik ke tahap penyidikan pada awal tahun 2017.

Tinggalkan Balasan