Sorotan Pekan Ini: GMPKB Desak Dewan Menginterpelasi Bupati Kendal

Unjuk rasa GMPKB
Unjuk rasa GMPKB (foto novi/dj)

KENDAL, delikjateng.com – Kalangan aktivis Kendal dalam menyoroti kinerja Bupati Kendal yang dinilainya gagal, nampaknya sudah tak terbendung. Mereka menggelar aksi damai untuk yang kedua kalinya di bulan agustus tahun 2017 ini, dengan nama Gerakan masyarakat Peduli Kendal Bersatu (GMPKB) di Gedung DPRD Kendal, (Jumat,25/8).

Dalam aksinya, mereka ditemui ketua dan wakil ketua DPRD kabupaten Kendal di ruangan sidang dengan menyikapi terkait adanya ketidak harmonisan antara Bupati dan wakil Bupati Kendal. Padahal kekompakan kerja harus dijaga, demi membangun kendal lebih baik.

Disamping itu penyerapan anggaran dinilai sangat minim, sehingga pembangunan di Kendal kurang maksimal alias macet, sehingga rakyat tidak bisa merasakan pembangunan yang selama ini diidam-diidamkannya.

Kordinator GMPKB , Kyai Maksum secara tertulis menyampaikan persoalan tersebut kepada Pimpinan Dewan Kendal. Sedangkan Yulius dari LSM Masyarakat Peduli lingkungan (MAPILA) menyoroti juga terkait janji Bupati Kendal yang tidak kunjung dipenuhi.

Diantaranya memberikan tunjangan gaji guru ngaji, serta tidak pernah datang ke sidang paripurna DPRD. Selanjutnya Ketua LSM Progres, Bambang malah mendesak agar dewan segera menggunakan hak interpelasinya.Bambang siap mengawal untuk keberkahan Bupati Kendal demi kelancaran pembangunan Kabupaten Kendal.

Sementara itu Ketua DPRD Kendal, Prapto Utono akan melakukan kajian serta pembahasan dulu atas aspirasi yang disampaikan para aktivis Kendal.

Sedangkan rekan sejawatnya dari Fraksi Partai Amanat Nasional ( PAN) Kendal, Syakdullah mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Bupati Kendal yang diduga kurang cakap dalam memimpin Kendal. ” Makanya kami
meminta maaf pada masyarakat kendal. Dan menyesal kalau pilihan yang telah diusungnya tidak sesuai dengan harapan masyarakat kendal,” katanya.

Dia berjanji akan bertanggung jawab untuk menegur Bupati Kendal.

Ditempat terpisah seorang tokoh Masyarakat Kendal mengabarkan, jika gerakan para aktivis LSM Kendal yang menggeruduk dewan telah tercium pihak Pendopo Kendal yang juga sudah dirapatkan serius dengan pihak-pihak terkait.

“Mereka sudah mencium gerakan ini, tapi kalau itu memang benar harus terus dituntaskan. Bukan sekedar main-main,” ungkapnya.

Hingga ditulisnya berita ini belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah kabupaten kendal atas aksi para aktivis Kendal ini. Namun aksi ini dikabarkan telah menjadi perbincangan serius dikalangan PNS Kendal. Bahkan saat berlangsungnya aksi , ada beberapa yang memberikan suport atau sekedar menonton dan mengintip aksi damai tersebut. Sebagaimana diketahui, belakangan ini banyak isu yang nampaknya mulai menerpa orang nomor satu di Kendal, dimulai dari isu disharmosasi pemerintahan, dugaan adanya mafia proyek, dugaan prilaku kelam dan moralitas yang kian memicu para aktivis serta warga kendal untuk berunjukrasa. (Novi/Lendra)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan