Gubernur Jateng: Pejabat ”Nyolongan” Serahkan KPK

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pronowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pronowo

BATANG,delikjateng.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pronowo menyatakan prihatin, karena masih ada pejabat di Jateng yang terkena OTT oleh KPK. Karenanya dia mengajak pejabat harus bisa menata diri dan tidak ”nyolongan”.

Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan di Batang, terkait operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wali Kota Tegal, Siti Masitha Suparno karena diduga terlibat kasus korupsi. Gubernur di Batang melakukan panen raya padi “Jajar Legowo Super Dalam Mendukung Swasembada Pangan”, Rabu (30/8).

Dari kasus tersebut, kata Ganjar Pranowo, jika masih banyak yang “nyolongan”, maka dirinya mendukung KPK untuk sering-sering ke Jawa Tengah melakukan OTT.

” Setelah mereka dilantik menjadi kepala daerah, saya antar ke KPK mana yang bisa dan mana yang tidak. Kita disuruh memperbaiki ‘e-planning dan budgeting’ dan sudah dikatakan gratisifikasi adalah korupsi,” katanya.

Segala sesuatu harus dimulai dari diri sendiri dan jangan minta setoran. ” Kita sudah kasih contoh, tapi mereka tetap ‘ngeyel’,” tambahnya.

Dalam waktu dekat ini, Gubernur segera akan ke Kota Tegal. Untuk memastikan roda pemerintahan di sana berjalan meski pemimpinnya ditangkap KPK. Sedangkan pemprov tinggal menunggu prosesnya untuk segera ditetapkan Pelaksana Tugas Wali Kota Tegal.

“Jika sudah ditetapkan tersangka (Siti Masitha, red.) maka kita segera siapkan Plt. Wali Kota Tegal,” ujar gubernur.

Sementara itu para PNS dan warga Tegal banyak melakukan sujud syukur atas ditangkapnya Masitha. Sujud syukur dilakukan di Balai Kota pada Selasa malam. Mereka juga menurunkan foto Siti Masitha yang tertempel di salah satu dinding kantor wali kota.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan