Awas Beredar Obat Abal-abal

barang bukti
Obat abal-abal yang diamankan dari seorang produsen asal Jepara

SEMARANG, delikjateng.com – Masyarakat dihimbau hati-hati membeli obat, karena dimungkinkan beredar obat abal-abal yang diproduksi tanpa ijin. Setidaknya, barang itu telah diproduksi di Jepara, mulai dijalankan sejak 2009.

Pembuatnya adalah M.Nazarrudin. Kini dia telah ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, menjadi tersangka praktik produksi obat abal-abal yang tidak dilengkapi dengan izin edar.

Selain menyita barang bukti obat racikan tersangka, polisi juga berupaya menarik kembali yang terlanjur beredar. Dengan terbongkarnya praktek itu, tersangka dijerat dengan Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Kasubdit Industri Perdagangan dan Investasi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, AKBP Egy Andrian Suez mengatakan, obat-obatan tanpa izin edar itu ditangkap saat akan diangkut dalam sebuah mobil pikap dari rumah tersangka di Jepara.

Hasil penyelidikan sementara terungkap, tersangka meracik sendiri obat serta kemasan yang diberi merek bervariasi. Kemasan obat produksi Nazaruddin itu diberi bahasa asing untuk menyakinkan konsumennya.

“Mereknya macam-macam dengan bahan baku diracik asal-asalan oleh pelaku. Setiap kemasan dipasangi gambar-gambar yang diunduh dari internet,” katanya.

Bisnis itu mulai dijalankan sejak 2009 tersebut, memiliki omzet hingga Rp60 juta per bulan. Pelaku menjual dagangan ilegalnya secara daring. “Tidak pernah bertemu langsung dengan pembelinya. Kalau ada komplain, ponsel langsung dimatikan,” katanya.

Produk yang dijual dengan harga antara Rp100 ribu hingga Rp400 ribu per kemasan itu dapat membahayakan kesehatan pemakaianya.(*)

Leave a Reply