Rendi Menang Pra Peradilan di PN Semarang.

suasana sidang
Suasana Sidang di PN Semarang

SEMARANG,delikjateng.com – Tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan transaksi kayu, Rendy T Soediono akhirnya memenangkan sidang Pra Peradilan terhadap Polda Jateng di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Ketua Majlis Hakim, Lasito dalam putusannya mengabulkan permohonan pemohon, dengan memerintahkan untuk menerbitkan surat perintah pemberhentian penyidikan ( SP3) atas tersangka Rendy T Soediono, serta mengembalikan harkat dan martabatnya.

Karena yang bersangkutan tidak termasuk sebagai subyek hukum dan tidak melakukan perbuatan melawan hukum. ” perkara ini sudah diputuskan, dan semua pihak untuk bisa menyesuaikannya,” tuturnya dipersidangkan.

Sementara itu Pengacara dari pemohon, Dedy Soelistijono merasa bersyukur atas dikabulkan permohonannya.

Sementara Pihak Termohon dari Polda Jawa Tengah, Kompol Hartono akan menghormati putusan pengadilan. ” Ya mau bagaimana lagi, kami hanya melaksanakan tugas dan kami pun harus menghormati putusan Hakim,” tuturnya usai persidangan.

Kasus ini bermula dari adanya jual beli kayu bulat (log) antara Suhardi selaku pembeli yang mewakili PT Albeta Wijaya dengan Pihak Penjual dari PT Suara Lentera yang diwakili Dedy Zulkarnain dengan kesepakatan harga sebesar Rp 5,95 Milyar. Kemudian telah dibayarkan oleh PT Albeta Wijaya ke pihak PT Suara Lentera senilai Rp 5,5 Milyar.

Namun kayu yang dijanjikan pihak penjual tidak kunjung terealisasi dengan alasan ada kendala tehnis. Dedy Zulkarnain selaku pihak penjual membeli kayu dari Rendy T Soediono selaku Direksi PT Janica Raya seharga Rp 7,5 Milyar dengan diberikan uang muka sebesar Rp 700 juta, dan biaya angkutannya sebesar Rp 500 juta dari pihak Pembeli PT Suara Lentera, Dedy Zulkarnain.

Kemudian pihak PT Janica Raya mengirimkan kayu sesuai kesepakatan. Akan tetapi setibanya kayu di Semarang, pihak PT Suara Lentera, Dedy Zulkarnain justru tidak melunasi kekurangan pembelian kayu sebesar Rp 6,8 Milyar.

Diketahui Dedy Zulkarnain hanya mengirimkan kayu ke PT Albeta Wijaya senilai Rp 180 jutaan. Selanjutnya atas kejadian tersebut Suhardi dari PT Albeta Wijaya merasa ditipu , karena kayunya tidak sesuai dengan perjanjian , sehingga Suhardi melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Tengah.

Dedy Zulkarnain yang belakangan diketahui hanya sebagai makelar telah divonis penjara. Namun pihak PT Albeta Wijaya pun ternyata melaporkan Direksi PT Janica Raya, Rendy Theodorus Soediono dan telah ditetapkan sebagai Tersangka oleh Polda Jawa Tengah yang terkatung-katung penanganan kasusnya selama 2 (dua) tahun.

Rendy digugat secara perdata atas kasus kayu tersebut oleh Pihak PT Albeta Wijaya senilai Rp 5,9 Milyar ditambah dana angkutan Rp 500 juta. Namun gugatan perdata tersebut ditolak Mahkamah Agung (MA) RI dan dimenangkan pihak Rendy T Soediono. Dengan putusan perkara perdata dari MA tersebut pihak Polda Jateng tetap mentersangkakan Rendy , sehingga pihak kuasa hukum Rendy terpaksa harus melawan secara hukum di PN Semarang. Ternyata semua dalil pemohon dalam sidang pra peradilan yang berlangsung hampir 2 (dua) pekan tersebut dikabulkan Majlis Hakim di PN Semarang

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan