Polda Jateng dan BPK Teliti Dugaan Korupsi RSUD Pekalongan

RSUD Kraton pekalongan
RSUD Kraton pekalongan

PEKALONGAN, delikjateng.com – Selama empat hari terakhir, aparat dari Polda Jateng dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan penyelidikan dugaan korupsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kraton Pekalongan.

Sejumlah pejabat di lingkungan pemkab diperiksa dalam beberapa hari ini. Namun sejauh ini belum didapat penjelasan resmi tentang terjadinya kerugian negara pada tindak pidana korupsi di RSUD Kraton, termasuk tersangkanya.

” Hari ini adalah terakhir penyidik Polda Jateng dan BPK melakukan pemeriksaan. Adapun hasil pemeriksaan kami tidak tahu karena Polres Pekalongan hanya sebagai tempat pemeriksaan saja,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Pekalongan, AKP Agung Ariyanto di Pekalongan, Jumat (28/7).

Menurut AKP Agung Sriyanto, dugaan tindak pidana korupsi di RSUD Kraton tidak ditangani oleh Polres Pekalongan, tetapi menjadi kewenangan penyidik Tipikor Polda Jateng.

“Kami hanya ketempatan saja dari Tim Penyidik Tipikor Polda dan BPK Jateng untuk melakukan pemeriksaan. Hal ini sudah dilakukan sejak Selasa (25/7) dan sesuai jadwal pemeriksaan akan dilakukan hingga Jumat (28/7),” katanya.

Sejak kemarin, Tim Tipikor Polda didampingi BPK melakukan audit penghitungan kerugian negara yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi di RSUD Kraton.

Disinggung siapa saja yang diperiksa pejabat pemkab itu, Agung mengakui ada sejumlah pimpinan yang juga dimintai keterangan, termasuk Direktur RSUD Kraton. “Jadi yang diundang adalah pejabat yang berhubungan dengan dugaan tindak pidana korupsi di Rumah Sakit Umum Daerah Kraton. Untuk siapa saja yang sudah ditetapkan pelakunya, kami belum mengetahui karena hal itu yang menangani Polda Jateng,” katanya.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan