Oknum Kades Tertangkap Tim Saber Pungli

image

Liputan Anton Irawan

CILACAP, delikjateng.com – Seorang oknum kepala desa tergulung Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saberpungli). Dari tangannya diamankan barang bukti berupa uang Rp 519 juta.

Barang bukti itu terdiri berupa uang Rp 100 juta, dan cek senilai Rp 419 juta. Uang itu berkaitan dengan biaya kompensasi panen tambak udang di Desa Widarapayung, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap, AKP Agus Supriyadi menjelaskan, OTT ini merupakan yang kali kedua, setelah sebelumnya peristiwa serupa terjadi di Desa Surusunda.

” TKP-nya di kantor PT Lautan Emas, Desa Widarapayung,” kata AKP Agus Supriyadi saat merilis hasil OTT di Markas Polres Cilacap, Senin siang.

Dikatakan, sebelum dikelola sebagai tambak udang oleh PT Lautan Emas, lahan tersebut pada tahun 1970 digarap oleh warga setempat untuk menanam pohon kelapa, pepaya, dan sebagainya. Pada 2014, PT Lautan Emas masuk ke desa tersebut dan mengganti hasil garapan masyarakat.

“Berdasarkan keterangan pihak PT Lautan Emas sudah dibayar lunas. Namun oknum Kades Widarapayung melakukan pungli terkait dengan permasalahan tersebut,” tambahnya.

Modus yang digunakan oleh oknum kades itu, dengan membuat peraturan desa mengenai pungutan kompensasi tanpa meminta izin Bupati Cilacap melalui Camat Binangun. Karenanya, peraturan desa tersebut dinilai cacat hukum.

Berdasarkan keterangan PT Lautan Emas, uang kompensasi yang telah dibayar lunas dalam dua kali pembayaran, yakni pertama sebesar Rp1,5 miliar dan kedua sebesar Rp3,1 miliar. Tetapi oknum kades tersebut tetap meminta uang kompensasi hasil panen tambak udang kepada PT Lautan Emas, sehingga perusahaan melaporkan kepada Tim Saber Pungli Kabupaten Cilacap.

Atas kasus tersebut, tersangka dijerat Pasal 12e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 200, tentang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun. Saat ini telah ditahan untuk mempermudah proses penyidikan.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan